Ternyata ART Itu Tidak Pernah Digaji AKBP M, tapi Dikasih Duit Usai Digenjot

Ilustrasi

POJOKSATU.id, MAKASSAR – Fakta baru perbudakan seks yang dilakukan oknum polisi AKBP M di Kabupaten Gowa mulai terungkap.


Dugaan perbudakan seks itu dilakukan AKBP M kepada asisten rumah tangga (ART) berinisial IS yang masih berusia 13 tahun.

Faktanya, sejak bekerja pada Oktober 2021 lalu, IS ternyata tidak pernah digaji oleh AKBP M.


Namun, IS selalu diberi uang setelah digenjot oleh oknum polisi yang sebelumnya berdinas di Ditpolairud Polda Sulsel itu.

Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Komang Suartana menyebut, AKBP M hanya sesekali mendatangi rumah tempat IS bekerja di Kecamatan Barombong, Kabupaten Gowa.

BACA: Diduga Jadikan ART Budak Seks, AKBP MP Langsung Bernasib Tragis, Kontan

“Pelaku sekali-kali datang di rumah tersebut. Dia akan kasih uang jika korban melayaninya. Itulah yang dianggap sebagai gajinya,” ungkap Komang, Rabu (2/3/2022).

Saat ini, lanjut Komang, penyidik masih terus mendalami kasus dugaan perbudakan seks yang dilakukan AKBP M terhadap IS.