Ada yang Bilang, Perpanjangan Masa Jabatan Presiden itu Biar Gibran Bisa Nyapres

Presiden Jokowi dan Gibran Rakabuming Raka

POJOKSATU.id, JAKARTA – Komunikolog politik nasional, Tamil Selvan mengatakan, perpanjangan masa jabatan presiden adalah bentuk nepotisme baru.


Sebab menurutnya, tidak ada alasan jelas secara konstitusi untuk melakukan perpanjangan masa jabatan presiden.

Selain itu, alasan pandemi Covid-19 jelas merupakan alasan yang sangat tidak tepat.


Pasalnya, pesta demokrasi sebelumnya terbukti bisa dilakukan di tengah pandemi Covid-19.

“Kita jangan berdalih masalah covid, luar negeri juga pemilu. Lalu pilkada kemarin bisa kita laksanakan,” ujarnya kepada wartawan, Jumat (25/2/2022).

BACA: Analisa di Balik Usulan Penundaan Pemilu 2024, Sstt…Ada yang Lagi Butuh

Karena itu, Ketua Forum Politik Indonesia ini menilai, para pengusul perpanjangan jabatan presiden itu mencari pembenaran.

“Ini hanya cari-cari pembenaran bagi kelompok yang berkuasa untuk membentuk absolutisme kekuasaan, ini jelas nepotisme gaya baru,” kata dia.