Menantu Luhut Resmi Sandang Pangkat Letjen, Perwira Tinggi Termuda Raih Bintang Tiga

POJOKSATU.id, JAKARTA – Menantu Luhut Panjaitan yaitu Maruli Simanjuntak resmi menyandang pangkat letnan jenderal (Letjen). Letjen Maruli Simanjuntak kini didapuk sebagai Pangkostrad.

KSAD Jenderal Dudung Abdurachman memimpin upacara Laporan Koprs Kenaikan Pangkat di Mabesad, Jakarta Pusat, Rabu (23/2).
Dari keempat perwira tinggi yang meraih pangkat Letjen tersebut, Maruli Simanjuntak tercatat sebagai perwira tinggi termuda yang menyandang bintang tiga.
Menantu Menko Marvest Luhut Panjaitan ini diketahui merupakan kelahiran 27 Februari 1970 atau masih 51 tahun. Maruli lulusan Akademi Militer 1992.
Adapun, empat pati di TNI AD resmi menyandang pangkat letnan jenderal (Letjen) dalam upacara Laporan Koprs Kenaikan Pangkat pada hari ini.
Keempatnya, yaitu Wakasad Letjen Agus Subiyanto, Pangkostrad Letjen Maruli Simanjuntak, Dankodiklatad Letjen Ignatius Yogo Triyono, dan Pangkogabwilhan III Letjen I Nyoman Cantiasa.

Selain 4 Letjen tadi, sebanyak 40 perwira menengah dari kolonel naik pangkat menjadi brigadir jenderal (Brigjen) dalam prosesi pelantikan tersebut.

KSAD Jenderal Dudung pun berpesan agar para perwira tinggi (Pati) bisa mencermati perubahan paradigma demi membawa TNI AD lebih dinamis dan humanis.
Namun, kata Dudung, efek globalisasi perlu diwaspadai, terutama nilai-nilai pragmatisme yang berupaya menyusup dan mengikis karakter dan jiwa kesatria bangsa.
“Program pembinaan satuan dan pendidikan perlu dioptimalkan dalam membangun personel dan satuan yang adaptif,” pesan pria kelahiran Jawa Barat itu dalam keterangan pers Dispenad, Rabu ini.
Jenderal Dudung dalam kesempatan itu mendorong kepada para Pati untuk terus mengembangkan kepemimpinan, kinerja, kreativitas, dan kemampuan manajerial sesuai level jabatan masing-masing.
“Terutama yang dilandasi keyakinan untuk berbuat yang terbaik, memiliki imajinasi, inovasi, visi, misi, serta harapan dan cita-cita,” beber dia. (ral/jpnn/pojoksatu)