Penjelasan Lengkap Mabes AD soal Brigjen Junior, Sengketa Tanah di Manado dan Bojongkoneng Disinggung

Brigjen Junior Tumilaar

POJOKSATU.id, JAKARTA – Mabes AD membenarkan penahanan sementara Staf Khusus Kasad Brigjen TNI Junior Tumilaar Rumah Tahanan Militer Cimanggis, Depok, Jawa Barat.

Brigjen Junior diduga telah melakukan tindak pidana sebagaimana diatur dan diancam pidana berdasar Pasal 126 KUHP Militer dan Pasal 103 Ayat 1 KUHP Militer.

Hal itu disampaikan Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat (Kadispenad), Brigjen TNI Tatang Subarna, dalam keterangannya, Selasa (22/2/2022).

“Berdasar hasil penyidikan dari Puspomad diperoleh fakta-fakta hukum bahwa yang bersangkutan diduga telah melakukan tindak pidana penyalahgunaan wewenang dan ketidaktaatan yang disengaja,” kata Brigjen Tatang.


Dijelaskan bahwa Brigjen Junior telah melakukan serangkaian perbuatan di luar dari tugas pokok dan kewenangannya.

BACA: Brigjen Junior Tumilaar Ditahan, Ngaku Salah dan Mohon Pengampunan, Ini Tanggapan KSAD Jenderal Dudung

Selain itu, Brigjen Junior juga bertindak sendiri tanpa adanya perintah dari pimpinannya.

Yang dimaksud adalah lantaran Brigjen Junior mengurusi sengketa lahan antara masyarakat dengan suatu perusahaan.