Diberi Penghargaan Oleh Suaminya Ketua KPK Firli Bahuri, Begini Kebanggaan Ardina Safitri

Ketua KPK Firli Bahuri memberikan penghargaan pada istrinya Ardina Safitri (ist)

POJOKSATU.id, JAKARTA— Istri Ketua KPK Firli Bahuri, Ardina Safitri, mengaku bangga akan kontribusinya bagi negara meskipun terbilang kecil dan sederhana yaitu membuat mars dan hymne KPK.

Menurut istri Ketua KPK Firli Bahuri, mars dan hymne KPK tersebut dapat ikut berkontribusi dalam tugas pemberantasan korupsi sambil memajukan dan menyejahterakan bangsa

“Kebanggaan bagi seorang warga negara adalah bisa turut berbakti dan berkontribusi, sekecil apapun, sesederhana apapun, salah satunya melalui pemberantasan korupsi,” kata istri Ketua KPK Firli Bahuri, Ardina Safitri, Kamis (17/2).

Sementara Ketua KPK Firli Bahuri mengklaim, bahwa kedua lagu tersebut akan semakin menambah kebanggaan setiap insan KPK dalam melaksanakan tugasnya.


Baca Juga:

Ketua KPK Firli Bahuri Beri Penghargaan Istrinya, Begini Tanggapan Menohok Novel Baswedan

Lagu itu juga dinilai bakal selalu mengingatkan bahwa insan KPK bangga melayani bangsa sambil bekerja dengan penuh semangat karena didorong oleh kecintaan pada Ibu Pertiwi setiap saat.

“Lirik dalam lagu ini diharapkan bisa menjadi inspirasi seluruh insan KPK dalam bekerja dan menguatkan kecintaan kita pada bangsa Indonesia,” katanya, yang juga memberikan penghargaan kepada sang istri dalam acara resmi di Gedung KPK, kemarin.

Lagu Mars dan Himne KPK yang diciptakan oleh istri Firli ini mengandung pesan dan makna untuk mengajak insan KPK terus berbakti kepada negeri demi mewujudkan Indonesia yang jaya, Indonesia yang bebas dari korupsi.

Istri Ketua KPK Ardina Safitri menyampaikan rasa bangganya, melalui lagu Mars dan Himne ini bisa ikut berkontribusi dalam tugas pemberantasan korupsi.

Seperti diketahui, mars dan hymne KPK digubah oleh istri Firli Bahuri sendiri, Ardina Safitri.

Lagu ciptaan Ardina kemudian segera dibawa ke Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) agar segera terlindungi hak ciptanya.

Kemenkumham pun, menyambut baik lahirnya mars dan hymne bagi para pegawai pemburu koruptor itu.

Hal itu ditandai dengan diserahkannya hak cipta kedua lagu tersebut ke KPK, Kamis (17/2/2022).

Penerimaan pengesahan hak intelektual atas kedua lagu itu diserahkan Menkumham Yasonna Laoly langsung kepada Ketua KPK Firli Bahuri.

“Lagu mars dan hymne ini, kini hak ciptanya adalah milik KPK. Sehingga harapannya, seluruh insan KPK juga punya rasa memiliki yang utuh dengan mengimplementasikan pesan-pesan dalam lagu tersebut,” katanya.

“Menumbuhkan semangat dalam bekerja dan berkarya untuk Indonesia melalui pemberantasan korupsi,” kata Yasonna Laoly di Jakarta, Kamis (17/2).

Menurutnya, mars dan hymne itu mengandung pesan dan makna untk untuk mengajak insan KPK terus berbakti kepada negeri.

Menkumham Yasonna Laoly mengatakan, hal itu dilakukan demi mewujudkan Indonesia yang jaya serta bebas dari korupsi. (ral/int/pojoksatu)