Kompak! Anggota TNI-Polri Gotong Rumah Korban Banjir Sumbawa, Kapolres Dan Bu Wabup ke Jembatan Cinta

Kapolres Sumbawa, AKBP Esty Setyo Nugroho ikut gotong rumah korban banjir Sumbawa. (Humas Polri).

POJOKSATU.id, SUMBAWA – Anggota TNI-Polri bekerjasama dalam membantu korban banjir bandang di Kecamatan Alas, Kabupaten Sumbawa, Nusa Tenggara Barat (NTB).

Anggota TNI-Polri bersama stakeholder gotong-royong membantu masyarakat membersihkan sisa dampak banjir, Selasa (15/2).

Dalam aksi kemanusiaan tersebut, turut hadir Kapolres Sumbawa, AKBP Esty Setyo Nugroho, Dandim 1607 Sumbawa Letkol Arh Haris Atmaja Adinata, Danki Yon B Pelopor Sumbawa AKP Nurdin, Kepala BPBD Sumbawa Rusdianto serta beberapa pihak lainnya dan relawan.

“Tim gabungan dibagi menjadi lima kelompok untuk membantu masyarakat yang terkena dampak banjir bandang,” tutur Kapolres Sumbawa, AKBP Esty Setyo Nugroho, dilansir humas.polri.go.id, Rabu (16/2).


Banjir terjadi di lima titik, yakni di Dusun Po, Dusun Jotang, Dusun Taruna, Dusun Stober dan Dusun Dalam, Desa Kalimango.

Gotong royong dan sinergi aparat gabungan TNI-Polri juga tampak saat membantu masyarakat menggotong rumah warga yang bergeser karena banjir.

Tak hanya membantu membersihkan dampak banjir, aparat gabungan juga turut memberikan bantuan logistik kepada masyarakat terdampak.

“Kegiatan ini adalah bagian dari sebuah ibadah oleh karena selalu harus ikhlas melaksanakannya. Selalu jaga keselamatan pada saat berkendara karena cuaca yang kurang mendukung,” kata AKBP Esty Setyo Nugroho.

Banjir bandang di wilayah Kecamatan Alas menyebabkan 724 kepala keluarga terdampak. Dalam catatan BPPD Sumbawa, banjir ini menyebabkan 9 rumah rusak berat, 711 rusak ringan.

Kapolres Dan Wabup Tinjau Jembatan Cinta

Sekitar Pukul 11.20 Wita, Wakil Bupati Sumbawa, Dewi Noviany, beserta rombongan tiba di lokasi gotong-royong.

Kedatangan rombongan ini kemudian disambut kapolres dan dandim di Kantor Camat Alas.

Wabup beserta rombongan datang dengan membawa logistik bantuan untuk masyarakat yang terdampak banjir bandang.

Kemudian, kapolres, wabup dan rombongan mendatangi Dusun Po, Desa Kalimango.

Di Dusun tersebut langsung dilakukan pemantauan terhadap korban terdampak banjir, sekaligus berkomunikasi dengan masyarakat korban banjir.

Setelah itu, kapolres dan wabup serta tim gabungan lainnya mendatangi jembatan cinta, penghubung Dusun Kerato dan Dusun Praya yang terputus. (one/pojoksatu)