Holywings Café Diancam Tutup Oleh Walikota Bogor Bima Arya, Ini Tanggapan Hotman Paris

Walikota Bogor Bima Arya dan Hotman Paris (ist)

POJOKSATU.id, JAKARTA – Hotman Paris, salah satu pemegang saham Holywings Café Bogor Jalan Pajajaran menanggapi ancaman Walikota Bogor Bima Arya soal pelanggaran PPKM.


Sebagai salah satu pemilik saham Holywings Café Jalan Pajajaran Kota Bogor, Hotman Paris memberikan tanggapannya.

“Ya itu kan hal kecil. Namanya kelab pasti kalau ada pelanggaran-pelanggaran kecil wajarlah dan kita penuhi. Semua kelab pasti ada pelanggaran,” kata Hotman Paris, Selasa (15/2).


Menurutnya, sulit untuk menerapkan aturan pembatasan kapasitas maksimal jumlah pengunjung jadi 25 persen.

“Namanya juga menghitung jumlah orang, 25 persen itu ukurannya gimana sih. Kalau dibilang melebihi 25, 26 persen aja udah melanggar kan,” ujar Hotman Paris.

Hotman Paris juga menyebutkan denda tersebut langsung dibayarkan pada saat itu juga.

“Itu pelanggaran kecil dan kita penuhi, langsung bayar dendanya Rp 1 juta,” tegas Hotman Paris dilansir detikcom.

Berita sebelumnya, Walikota Bogor Bima Arya mengancam menutup Holywings Cafe milik Hotman Paris di Jalan Pajajaran apabila tempat usaha ini kembali kedapatan lakukan pelanggaran aturan PPKM.

Selain Holywings Café, ADAMAR juga diancam Bima Arya.

ADAMAR dan Holywings telah dikenakan sanksi administratif senilai Rp1 juta.

Hal itu dikarenakan dua cafe tersebut telah melanggar aturan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 3 terkait kapasitas cafe.

Padahal dalam aturan PPKM level 3 melalui Surat Mendagri kapasitas hanya diperbolehkan sebanyak 25%. Namun setelah cek ada sekitar 40%, berarti ada pelanggaran dikenakan sanksi denda.

Walikota Bogor Bima Arya mengacam bakal menutup ADAMAR dan Holywings Cafe Bogor apabila kedua tempat usaha ini kembali kedapatan melakukan pelanggaran aturan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

“Kalau ada pelanggaran sekali lagi, kita tindak tegas dengan denda bahkan bisa kita tutup,” kata Bima, Senin (14/02/2022).

Menurutnya, berdasarkan edaran Menteri Dalam Negeri, aturan di PPKM level 3 jika tempat usaha beroperasi sebelum pukul 18:00 WIB, mereka wajib tutup pada pukul 21:00 WIB.

Sementara, bagi tempat usaha yang baru beroperasi mulai pukul 18:00 WIB, mereka diperbolehkan operasi hingga pukul 00:00 WIB.

Apabila, ada tempat usaha yang melanggar jam operasional tersebut, pihaknya tidak akan segan untuk menerapkan sanksi.

“Kalau ada pelanggaran pasti kita tindak tegas, siapapun itu kita tindak tegas dan peringatkan dan sangat mungkin kita tutup sementara,” tandasnya.

Seperti diketahui, Wali Kota Bogor Bima Arya mendatangi Holywings Cafe di Jalan Raya Pajajaran, Bogor Timur yang diresmikan pada Selasa (8/2/2022) sore.

Kepada pihak Holywings, Bima menegaskan bahwa Kota Bogor adalah Kita Keluarga dan meminta agar operasional disesuaikan dengan aturan PPKM. (ral/int/pojoksatu)