Tak Pernah Unggah Foto Bersama, Ini Status Hubungan Fatimah dengan AKP Novandi Anak Gubernur Kaltara

AKP Novandi bersama Fatimah yang tewas di mobil Camry Pasar Senen (ist)

POJOKSATU.id, JAKARTA – Selama ini kader PSI Fatimah aktif mengunggah foto di Instagram. Tak sekalipun mengunggah foto bersama dengan AKP Novandi anak Gubernur Kaltara. Bagaimana hubungan keduanya?

Ketua DPD PSI Kota Banjarmasin Antung Riduan mengaku terakhir kali berkomunikasi dengan Fatimah atau Sis Zahra sepekan lalu.

Dia mengatakan kader PSI Fatimah aktif mengunggah status di Instagram mengenai aktivitas sehari-hari.

“Seminggu yang lalu melalui DM (direct message) ya bercandaan. Dia aktif banget di story (Instagram) kadang di-tag-tag temannya. Saya lihatnya di story dia banyak di rumah lagi ini, lagi di kamar aja. Pokoknya aktif di story,” ujar Antung Riduan, Rabu (9/2).


Baca Juga :

Tewas Bersama Anak Gubernur di Mobil Camry di Pasar Senen, Fatimah Kader PSI Baru Pindah ke Jakarta

Selama ini Ketua Antung mengaku tidak pernah melihat Fatimah mengunggah status bersama AKP Novandi Arya Kharizma anak Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) Zainal A Paliwang di Instagram.

Fatimah hanya sering memposting status bersama teman-teman wanitanya.

Instagram Fatimah sudah tidak ada status lagi setelah insiden terbakarnya mobil Camry B-1102-NDY yang ditumpangi bersama AKP Novandi Arya Kharizma di Pasar Senen Jakarta Pusat.

“Setahu saya sih nggak pernah (unggah foto bareng AKP Novandi). Setahu saya cuma sama temen perempuan nonton apalah Korea,” katanya.

“Semenjak berita itu udah nggak ada aktif lagi di malam itu,” katanya lagi.

Ketua PSI ini kembali menegaskan Fatimah tidak pernah unggah foto bareng AKP Novandi di status Instagramnya.

Ketua DPD PSI Kota Banjarmasin ini juga mengungkap Fatimah atau Sis Zahra merupakan sosok yang dikenal baik dan humble.

Fatimah diketahui pernah menjadi pengurus divisi aksi sosial dan bencana PSI Banjarmasin.

“Kalau di Banjarmasin kan dia anggota pengurus di divisi aksi sosial dan bencana. Jadi setiap kali kita berkegiatan itu orangnya aktif, termasuk aktif,” katanya.

“Jadi memang orangnya baik, humble sama temen-temennya juga,” kata Antung kepada wartawan.

Antung menuturkan Fatimah kemudian pindah ke Jakarta tahun lalu.

Meski sudah pindah ke Jakarta, Antung mengatakan Fatimah hanya mundur dari kepengurusan di daerah tapi masih menjadi kader PSI.

“Jadi gini, Sis Zahra, Juni 2021 di kepengurusan DPD PSI Banjarmasin, nah setelah itu dia memutuskan ke Jakarta beberapa bulan setelahnya,” jelasnya.

“Nah jadi untuk kepengurusan itu dia memang tetap anggota PSI tapi mundur dari kepengurusan,” tuturnya dilansir detikcom.

Antung tidak mengetahui pasti bulan apa Fatimah pindah ke Jakarta. Namun dia menyebut Fatimah sudah sekitar empat bulan di Jakarta. Dia juga tidak mengetahui alasan Fatimah pindah ke Jakarta.

Sementara itu, polisi masih menyelidiki penyebab kecelakaan mobil Camry B-1102-NDY di Senen, Jakarta Pusat, yang menewaskan AKP Novandi Arya Kharizma anak Gubernur Kaltara Zainal A Paliwang, dan kader PSI Fatimah.

Polisi menduga kecelakaan terjadi karena pengemudi kurang berkonsentrasi.

“Diduga karena kurang hati-hati sehingga menabrak separator dan akibatnya timbul percikan api dan yang menyebabkan timbulnya kebakaran tersebut,” kata Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Sambodo Purnomoyogo, Rabu (9/2/2022).

Sambodo menyebutkan saksi di sekitar lokasi kecelakaan sempat mencoba menolong AKP Novandi Arya Kharizma dan Fatimah. Namun, api yang membakar sedan Fatimah itu membuat saksi takut mendekat. (ral/int/pojoksatu)