Nah Lho! Tiba-tiba Polda Metro Panggil Lagi Pelapor Arteria Dahlan, Diperiksa?

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Endra Zulpan

POJOKSATU.id, JAKARTA- Pelapor Arteria Dahlan kembali mendatangi Polda Metro Jaya perihal kasus ujaran kebencian terhadap masyarakat Sunda.

Kedatangan para pelapor tak lain melainkan untuk mengakomodir para pelapor dengan penyidik.

Kedatangan mereka para pelapor berdasarkan pada surat panggilan bernomor B/472/II/R.E.S.2.5./2022/Ditreskrimsus Polda Metro Jaya.

“Kedatangan mereka hanya mengakomodir temuan mereka untuk menyampaikan ke penyidik,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Endra Zulpan kepada wartawan, Selasa (8/2/2022).


Kombes Zulpan juga pastikan pemanggilan para pelapor bukan dalam rangka penyidikan kasus Arteria Dahlan.

Sebab kasus Arteria Dahlan sendiri tak mengandung unsur pidana alias terlapor tak bisa dipidanakan.

“Jadi bukan dalam rangka pemanggilan penyidikan. Bukan begitu ya,” ujar Zulpan.

Selain itu, kata Zulpan, alasan pihaknya memanggil pelapor guna untuk menyarankan para pelapor agar sebaiknya kasus Arteria Dahlan dilaporkan kd MKD.

“Makanya hari ini dijelaskan, pelapor juga disarankan untuk membuat laporan ke Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD),” ujar Zulpan.

Sebelumnya, Polda Metro Jaya pastikan bahwa laporan masyarakat Sunda terhadap Anggota Komisi III DPR RI, Arteria Dahlan tak bisa diproses.

Alasannya apa yang disampaikan Arteria Dahlan itu merupakan pernyataan dan pendapat seorang anggota Dewan.

Alasan lain tak bisa mempidanakan anggota DPR RI karena ada Undang- undang MD3 yang melindungi hak anggota dewan yang meliputi MPR, DPR, DPRD dan DPD.

Undang-undang ini berisi aturan mengenai wewenang, tugas, dan keanggotaan MPR, DPR, DPRD dan DPD.

Selain itu, pendapat yang disampaikan Arteria Dahlan di depan Jaksa Agung telah dilindungi hak imunitasnya sebagai anggota dewan.

(fir/pojoksatu)