Amnesti Internasional Kecam Pengerahan Aparat ke Desa Wadas: Intimidasi!

Polisi berpakaian preman menangkai warga Desa Wadas Purworejo dari dalam rumah-rumah warga

AII menegaskan, aparat tidak boleh menekan warga terkait sikap atas rencana penambangan batu andesit untuk Bendungan Bener.

Sebaliknya, warga memiliki hak untuk memberikan atau pun tidak memberikan persetujuan tanpa paksaan terhadap rencana penambangan di wilayah mereka.

Selain itu, warga Desa Wadas juga berhak untuk mengekspresikan penolakan mereka secara damai.

“Bagaimana mungkin persetujuan diberikan tanpa paksaan jika ratusan anggota TNI, Polri, dan Satpol PP datangi warga?” kecamnya.


“Apalagi jika polisi melakukan penangkapan sewenang-wenang terhadap warga yang menolak tambang,” sambung Wirya.

BACA: Viral Video Polisi Serbu Warga Wadas Ibadah di Masjid, Lengkap dengan Tameng dan Pentungan

Semestinya, lanjut Wirya, pemerintah dan aparat bisa memahami bahwa penambangan itu akan membuat warga setempat kesulitan memenuhi hak-hak sosial dan ekonomi.

“Termasuk hak atas pangan, air, pekerjaan dan tempat tinggal,” ujarnya.