Dinkes Bikin 10 Opsi Tukin Nakes Kota Bogor, Siap-siap Kecewa!

Nakes Kota Bogor

POJOKSATU.id, BOGOR – Sekda Kota Bogor selaku Ketua Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD), Syarifah Sofiah telah memerintahkan Dinas Kesehatan (Dinkes) agar membuat simulasi tunjangan kinerja (tukin) untuk tenaga kesehatan atau nakes Kota Bogor.


Saat ini Dinkes sedang membuat simulasi penghitungan tukin atau Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) bagi nakes Kota Bogor.

BACA: Dinkes Kota Bogor Ungkap Penyebab Kesenjangan Penghasilan Nakes Puskesmas


Kendati demikian, nakes Kota Bogor harus siap-siap menelan pil pahit. Sebab, perbaikan kesejahteraan nakes butuh proses dan waktu.

Sekretaris Dinkes Kota Bogor, dr Erna Nuraena mengaku sudah membuat 10 simulasi tukin nakes. Namun dari 10 opsi itu, belum ada yang sempurna.

“Sekarang nih saya tuh bikin simulasi sampai 10 cara, belum ketemu (yang ideal) karena memang permasalahannya pada kesenjangan, yang harus kita samakan pun menjadi tidak adil,” ucap dr Erna kepada Pojoksatu.id.

Karena itu, dr Erna belum bersedia membeberkan model simulasi itu ke publik karena khawatir menimbulkan persoalan baru.

“Bukan menutupi, tapi ada hal-hal yang memang harus kita informasikan, ada yang memang kita skip dulu, daripada nanti malah jadi berkembang.

BACA: Tidak Adil Gaji PNS Kota Bogor Rp12 Juta, Nakes Cuma Rp7 Juta

Dinkes sedang mencari cara untuk menyelesaikan permasalahan kesejahteraan nakes Kota Bogor yang menjadi pemicu nakes pindah ramai-ramai ke instansi lain.

“Satu sisi pengen menyelesaikan masalah nih, supaya yang kecil (penghasilannya) tidak teriak-teriak, berarti harus dibikin adil dong,” ucap dr Erna.

Membuat adil itu tidak mudah dan butuh waktu karena permasalahannya terletak pada jasa pelayanan (jaspel) yang berbeda-beda setiap puskesmas.