Munarman Dituntut Hukuman Mati, Ketua PA 212 Sebut ‘Mereka’, Aziz Bilang Hoaks

Ketum PA 212 Slamet Maarif. (dok rmol)

POJOKSATU.id, JAKARTA – Ketua Persaudaraan Alumni (PA) 212 Slamet Maarif menilai, ada banyak kejanggalan dalam perkara yang menyeret eks Sekretaris Umum Front Pembela Islam (FPI) Munarman.


Dalam sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Munarman dituntut hukuman mati.

Jaksa Penuntut Umum (JPU) menjerat Munarman dengan jaksa menggunakan Pasal 14 Undang-Undang Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme dalam perkara tersebut.


“Dari akasus memang dipasang pasal borongan dan tebak-tebak buah manggis untuk menggiring HM (Haji Munarman, red) ke hukuman yang paling berat,” kata Slamet melalui layanan pesan, Kamis (3/2/2022).

Akan tetapi, Slamet menyebut bahwa upaya menjatuhkan hukuman berat kepada Munarman itu menemui kendala.

BACA: Munarman Dituntut Hukuman Mati Karena Dia Orang Berpengaruh

Sebab, kata dia, sidang tersebut mulai menguak fakta yang membantah semua tuntutan JPU.

“Di persidangan mulai terungkap sedikit demi sedikit fitnah-fitnah mereka melalui kesaksian saksi yang janggal dan aneh-aneh,” katanya.