Taufik dan Indra Widodo Dibakar Massa, Satu Dikabarkan Meninggal

Pelaku jambret Indra Widodo dirawat di rumah sakit. (Dok/Sumeks)

POJOKSATU.id, JAKARTA – Dua pelaku jambret, nyaris tewas dihakimi warga. Pelaku bernama Taufik dan Indra Widodo dibakar massa yang kesal dengan aksinya, Rabu (26/6) siang sekitar pukul 11.30 WIB.


Peristiwa itu terjadi di Jl Padat Karya, persisnya di depan Kantor Kelurahan Srimulya, Kecamatan Sematang Borang.

Korbannya salah seorang pegawai Kantor Kelurahan Srimulya. Saat kejadian korban tengah menyeberang dari toko tempatnya memarkirkan mobil.

Taufik dan Indra Widodo mengalami luka cukup serius usai dibakar warga.


Indra Widodo mengalami luka bakar di cukup serius. Ia masih dirawat di RS Bhayangkara M Hasan Palembang dengan penjagaan ketat petugas Polsek Sako.

Foto tersangka Indra Widodo (25), saat menjalani perawatan medis menyebar di sejumlah grup WhatsApp.

Indra Widodo dikabarkan telah meninggal dunia pada Kamis (27/1).

Kapolsek Sako, AKP Evial Kalza, SH, saat dikonfirmasi menegaskan tersangka Indra Widodo masih menjalani perawatan dan tidak meninggal dunia.

“Pelakunya masih di rumah sakit untuk diperiksa dan dilakukan penyembuhan dan tidak meninggal,” tegas AKP Evial yang biasa disapa Evi ini.

Untuk meyakinkan awak media, AKP Evi juga memberikan statemen langsung lewat status WhatsApp yang ditulisnya pada Kamis malam.

Terpisah, Kapolrestabes Palembang, Kombes Pol Muhammad Ngajib, menyebut, pihaknya akan melakukan pemeriksaan terhadap warga yang diduga ikut membakar tersangka.

“Ya, kita akan periksa warga yang diduga ikut membakar pelaku yang sudah diamankan ini,” ungkap Kombes Ngajib, Kamis (27/1).

Dia menerangkan meski masih dalam penyelidikan bila ada warga yang terbukti melakukan tindakan main hakim sendiri maka akan dihukum sesuai hukum yang berlaku.

“Jika ada yang terbukti, maka sesuai hukum yang berlaku akan kita tindak,” tegas Ngajib. (dey/dho/sumeks)