Bandingkan Kasus Edy Mulyadi dengan Arteri Dahlan, Pengacara Protes ke Mabes Polri: Kami Minta Keadilan!

Pengacara Edy Mulyadi, Herman Kadir di Bareskrim Polri. Foto: Firdausi/PojokSatu.id

Herman lantas keberatan dengan sikap Mabes Polri yang terkesan seperti tebang pilih dalam memproses kasus hukum.

“Ini kami keberatan. Kenapa terjadi tebang pilih hukum dalam republik Indonesia yang kita cintai ini,” ucapnya.

Herman Kadir curiga ada pelaku yang sengaja menggiring pernyataan Edy Mulyadi yang menyebut Kalimantan tempat jin buang anak.

“Dalam konferensi pers Edy Mulyadi tidak ada yang menyebut nama Kalimantan secara langsung, tidak ada berbau SARA,” katanya.


Pihaknya meyakini, ada pihak-pihak tertentu yang sengaja membelokkan isu sehingga menyerang kliennya.

BACA: Tak Seperti Koar-koarnya, Edy Mulyadi Mangkir, Alasan tak Jelas Malah Minta Surat Pemanggilan Diperbaiki

Herman juga menyebut bahwa kasus Edy Mulyadi itu terdapat kepentingan politik.

Akan tetapi, Herman Kadir tak mengungkap pihak mana yang disebutnya sebagai provokator.