Puan Maharani Marah Besar, Bupati Langkat Harus Dihukum Berat!

Ketua DPR RI Puan Maharani

POJOKSATU.id, JAKARTA – Ketua DPR RI Puan Maharani marah besar terkait dugaan perbudakan modern yang dilakukan Bupati Langkat nonaktif Terbit Rencana Perangin Angin.


Menurutnya, jika kasus tersebut terbukti adanya, Bupati nonaktif Langkat harus diberikan hukuman yang berat.

“Usut sampai tuntas. Ini masalah serius. Kalau terbukti jatuhkan hukuman berat,” kata Puan Maharani, Kamis (27/1/2021).

Politisi PDI Perjuangan itu meminta pihak kepolisian bekerja serius menyelidiki kerangkeng manusia itu.


“Saya berharap polisi menyelidiki kasus karangkeng atau sel manusia di kediaman Bupati Langkat,” ucapnya.

Putri Megawati Soekarnoputri itu menegaskan, tidak ada alasan apapun mengurung manusia dengan cara tidak manusiawi.

“Apapun alasannya, perbudakan adalah musuh kemanusiaan, seteru peradaban,” tegas Puan Maharani.

BACA: Pengakuan Keluarga Penghuni Kerangkeng di Rumah Bupati Langkat: Hidup Dijamin, Makan 3 Kali Sehari

Sebelumnya, Mabes Polri telah melakukan penyelidikan kerangkeng manusia di rumah Bupati nonaktif Langkat, Terbit Rencana Perangin Angin.

Hasilnya, orang-orang yang ada di kerangkeng itu merupakan warga binaan yang kecanduan narkoba dan kenakalan remaja.