Nakes Tak Dapat Tukin, DPRD Akan Panggil Kepala Dinkes Dan BKAD: Harus Tanggung Jawab!

Ketua Komisi I DPRD Kota Bogor, Safrudin Bima.

POJOKSATU.id, BOGOR – Ketua Komisi I DPRD Kota Bogor, Safrudin Bima menanggapi banyaknya tenaga kesehatan atau nakes puskesmas pindah karena tak mendapatkan tukin seperti PNS di Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD).


Menurut Safrudin Bima, seharusnya nakes mendapat perhatian lebih dibandingkan PNS lain. Sebab, nakes menjadi garda terdepan dalam penanganan Covid-19.

“Saya benar-benar kaget, kok bisa ya. Yang harus kita ingat bahwa tenaga kesehatan itu beda dengan profesi lain, mereka harus mendapat perhatian yang memadai, apalagi di masa pandemi ini,” kata Safrudin.

Politikus Partai Amanat Nasional (PAN) ini mengaku akan berkoordinasi dengan Komisi IV untuk memanggil Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) dan Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kota Bogor.


“Kepala Dinas Kesehatan bukan hanya dimintai penjelasan, tapi juga tanggung jawab terkait soal ini,” ucapnya.

BACA: Tak Dapat Tukin, Nakes Puskesmas Kota Bogor Ramai-ramai Pindah

Komisi IV membidangi kesehatan, sedangkan Komisi I membidangi pemerintahan. Komisi IV bakal meminta penjelasan secara keseluruhan dari Dinkas. Sementara Komisi I akan menanyakan masalah perpindahan nakes secara beramai-ramai ke SKPD karena tidak dapat tukin.

“Terkait kepindahan pegawai dari Dinkes ini, Komisi I akan mengundang dan meminta penjelasan Kepala Kepegawaian Daerah. Kami akan sikapi dengan serius soal ini,” ucap Safrudin.

Safrudin menegaskan, para pejabat daerah, khususnya kepala dinas dan kepala badan harusnya bisa memperhatikan anak buahnya.

“Para kepala Dinas terkait jangan hanya memperlihatkan kinerja di permukaan, hal-hal yang menyangkut nasib pegawai dan keadilan harus menjadi perhatian. Aturan terkait ini juga kita akan cek. Saya minta waktu,” tandas Safrudin. (one/pojoksatu)