Kantor Pinjol di Pantai Indah Kapuk Digerebek, 1 Manajer dan 98 Karyawan Ditangkap, Operasikan 14 Aplikasi Pinjol

Polda Metro Jaya gerebek pinjol ilegal di Pantai Indah Kapuk (fir)

POJOKSATU.id, JAKARTA— Polda Metro Jaya menggerebek satu kantor pinjaman online (pinjol) di Pantai Indah Kapuk (PIK). Satu manajer dan 98 karyawan diamankan. Mereka operasikan 14 aplikasi pinjol selama ini.


Polda Metro Jaya melalui jajaran Subdit Siber Ditreskrimsus melakukan penggerebekan terhadap kantor pinjaman online (pinjol) ilegal di Pantai Indah Kapuk (PIK) II, Jakarta Utara.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Endra Zulpan mengatakan, dalam penggerebekan tersebut Ditreskrimus Polda Metro Jaya mengamankan 99 karyawan termasuk seorang manajer.

“Kami mengamankan satu orang manager yang bertanggung jawab disini dan 98 orang karyawan,” kata Zulpan kepada wartawan di lokasi penggerebekan, Rabu malam (26/1).


Baca Juga:

Pinjol Ilegal Digerebek di Pantai Indah Kapuk, Tak Disangka Pekerjanya Anak di Bawah Umur

Kombes Zulpan menjelaskan, kantor pinjol ilegal yang tak berizin dari OJK ini mengoperasionalkan 14 aplikasi pinjaman online.

“Tugas mereka terbagi dua, yang pertama ada tim reminder sebanyak 48 orang. Kemudian tim untuk menginatkan atas keterlambatan para peminjam,” beber Zulpan.

Kombes Zulpan mengungkapkan, dalam mengingatkan keterlambatan ini, para karyawan pinjol ilegal memakai cara-cara yang melanggar hukum, antara lain mengancam mengupload hal-hal yang bisa menurunkan harkat dan martabat peminjam.

Polda Metro Jaya mengimbau masyarakat lebih berhati-hati dalam hal ini, terutama agar mereka tidak tersandung dalam jeratan hukum.

“Di sini juga banyak pekerja di bawah umur karena kekurangan pengetahuan dalam kegiatan ilegal ini. Jadi harus ada pengawasan agar tidak tersandung persoalan hukum,” katanya.

Kegiatan pinjol ilegal bisa dikenakan UU ITE atau UU Perlindungan Konsumen No 8/1999, Pasal 62 dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara.

Polda Metro Jaya menggerebek kantor pinjaman online (pinjol) ilegal di kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK), Penjaringan, Jakut, Rabu (26/1) sore. Tak disangka pekerjanya anak-anak.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes E Zulpan mengatakan pinjol ilegal di Jakarta Utara itu tak terdaftar di OJK.

“Kita telah melakukan penggerebekabln pinjaman onlien secara ilegal tanpa ijin dari OJK,” kata Zulpan di lokasi, Jakarta Utara, Rabu (26/1/2022).

Dari penggerebekan ini, kata Kombes Zulpan, kebanyakan pekerjanya merupakan anak muda. Bahkan di antara pekerjanya banyak juga anak di bawah umur. (ral/rmol/pojoksatu)