Pelaku Pengeroyokan Pengemudi SUV di Pulo Gadung Bertambah, Ngaku Teriaki Maling

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Endra Zulpan

Terpisah, pengacara HM, Freddy Yohanes Party mengungkap, kliennya semasa hidup mempunyai masalah sengketa tanah di Tangerang.


“Setahu saya masalahnya sengketa tanah dari tahun 1978 sampai sekarang,” ujarnya dihubungi PojokSatu.id, Selasa (25/1/2021).

Karena itu, Freddy menduga dikeroyoknya WH sampai tewas bukan karena ditriaki sebagai maling mobil.


“Jadi, diteriaki maling itu seperti setingan untuk membunuh almarhum,” ungkapanya.

Apalagi, lanjut Freddy, sebelum kejadian pengeroyokan almarhum sudah mendapat ancaman mau dibunuh.

BACA: Pengakuan Keluarga, Kakek 89 Tahun Diteriaki Maling di Pulo Gadong Ternyata Sempat Hilang 1 Hari

“Alamarhum sebelum terjadi pengoroyokan pernah bercerita mendapat ancaman mau dibunuh oleh orang,” ungkapnya.

Namun, sambung Freddy, WH tidak membeberkan kepada keluarganya siapa orang yang mengancam akan membunuhnya.