Ini Pengakuan Kasat Reskrim Soal Mobil Polisi Ikut Hadang dan Kejar Mobil SUV Diteriaki Maling di Pulo Gadung

Video viral pengejaran pengemudi SUV diteriaki maling di Pulo Gadung, Jakarta Timur

POJOKSATU.id, JAKARTA— Pengemudi SUV Toyota Rush nopol B 1859 SYL berinisial HM diketahui tewas dihakimi massa di Pulo Gadung. Mobil patroli polisi ikut mengejar dan menghadang mobil kakek usia 80 tahun ini.


Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Timur, AKBP Ahsanul Muqaffi, membenarkan adanya mobil patroli polisi yang sempat ikut-ikutan mengejar mobil SUV yang diteriaki maling ini.

AKBP Ahsanul membenarkan ada satu mobil polisi yang sempat mengejar mobil korban berinisial HM ini.

Pengejaran dilakukan lantaran adanya massa yang berteriak maling ke mobil tersebut.


Baca Juga:

Pengemudi Tewas Diteriaki Maling di Pulo Gadung Ternyata Kakek Usia 80 Tahun, Polisi Cari Provokator dan Pelaku Pengeroyokan

Saat itu kata Ahsanul, massa terprovokasi pengendara yang berteriak maling ke pengendara mobil.

Padahal, mobil tersebut dikejar lantaran mengebut di jalan raya.

“Bukan pencurian, jadi informasi dari Tebet atau Pulogadung dia bawa mobil mengebut diteriaki maling hingga dikejar,” jelasnya dihubungi wartawan, Minggu (23/1/2022).

Sampai akhirnya ketika mobil berhasil dikepung massa di kawasan JIEP setelah dihadang massa dan sejumlah personel Polres Metro Jakarta Timur yang menaiki mobil patroli.

Korban yang merupakan pengemudi yang sudah berusia 80 tahun ini dikeroyok oleh massa hingga tewas.

Insiden pengeroyokan itu membuat korban meninggal dunia.

Saat polisi memeriksa, mobil yang dibawa bukan curian melainkan merupakan milik korban sendiri.

“Orangnya meninggal, jadi kami enggak tahu kenapa korban mengebut, jadi masih didalami,” kata AKBP Ahsanul.

Saat ini kata AKBP Ahsanul, pihak Sat Reskrim Polres Metro Jakarta Timur masih mendalami kasus tersebut.

Polisi masih mencari para pelaku pengeroyokan terhadap HM.

“Baru kami lidik. Masih kami cari pelakunya,” jelasnya. (ral/int/pojoksatu)