Begini Reaksi Mabes Polri Soal Laporan Terhadap Edy Mulyadi, Pokoknya Siap-siap Aja

Karopemmas Divhumas Polri, Brigjen Ahmad Ramadhan

POJOKSATU.id, JAKARTA- Mabes Polri menanggi laporan ujaran kebencian yang dilakukan Edy Mulyadi. Saat ini laporanya yang dilayangkan oleh sejumlah organisasi yang ada di Kalimanta Timut itu tengah diselidiki Polda Kalimantan Timur.

Demikian disampaikan Karopemmas Divhumas Polri, Brigjen Ahmad Ramadhan di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Senin (24/1/2022).

Polda Kalimantan Timur telah menerima laporan dan (diselidiki) penyidik,” kata Ramadhan.

Jendral bintang satu ini belum membeberkan progres penyelidikan perihal laporan terhadap terlapor Edy Mulyadi.


Namun dalam hal, kata dia, pelapornya dari berbagai lintas ormas islam dan agama lainnya.

“Pelapornya dari Pemuda lintas agama, GP Ansor, GMKI, Pemuda Muhammadiah, Pemuda Katolik dan Hindu di Provinsi Kalimantan Timur,” ujarnya.

Sebelumnya, Edy Mulyadi sudah dilaporkan ke Polda Sulawesi Utara (Sulut) terkait dugaan ujaran kebencian.

Yang dilaporkan adalah pernyataan Edy Mulyadi yang menyinggung Menteri Pertahanan sekaligus Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto.

Dalam pernyataannya, Edy menyebut bahwa Prabowo Subianto sebagai macan yang mengeong.

Sementara di Kalimantan Timur, Edy Mulyadi juga dilaporkan ke Polresta Samarinda.

Itu terkait pernyataannya yang menyebut lokasi Ibu Kota Negara (IKN) baru sebagai tempat jin buang bayi, genderuwo, kuntilanak dan monyet.

Laporan itu dilayangkan Forum Pemuda Lintas Agama Kalimantan Timur pada Minggu (23/1/2022).

Kata-kata Edy Mulyadi itu dianggap sangat menyakitkan masyarakat Penajam Paser Utara dan Kalimantan.

“Kami berharap pihak berwajib dapat segera memproses laporan kami, dan (Edy Mulyadi) meminta maaf kepada masyarakat Kalimantan,” kata perwakilan pelapor, Daniel A Sitohang.

Namun, Edy Mulyadi juga sudah meminta maaf atas ucapannya terkait pernyataan Kalimantan sebagai tempat jin membuang anak. Sebab, ia mengaku pernyataan itu sebetulnya untuk menggambarkan lokasi yang jauh.

Permintaan maaf itu disampaikan oleh Edy melalui akun YouTubenya, BANG EDY CHANNEL.

“Tapi temen-temen saya nggak tahu dengan motif apa segala macam ada yang berusaha memainkan isu ini, tapi meski demikian saya ingin sampaikan bahwa saya minta maaf itu benar-benar bukan masalah, saya akan minta maaf, itu mau dianggap salah atau tidak salah saya minta maaf,” ujarnya.

(fir/pojoksatu)