Ridwan Kamil Diminta Tak Lompat Jadi Kepala Otorita IKN Nusantara, Tugas Gubernur Jabar Belum Beres

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil saat mendampingi Presiden Joko Widodo saat memberikan BLT kepada para pedagang di Pasar Sederhana, Kota Bandung, Senin (17/1/2022).

POJOKSATU.id, JAKARTA— Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil diminta tak melompat menjadi Kepala Otorita IKN Nusantara. Ridwan diminta fokus menyelesaikan masa jabatannya sebagai Gubernur Jabar.


Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil diminta fokus menyelesaikan jabatannya sebagai kepala daerah di Jabar dibanding ikut mengurusi Ibu Kota Negara (IKN) baru yang akan diberi nama Nusantara.

Ketua Pimpinan Daerah Kolektif (PDK) Kesatuan Organisasi Serbaguna Gotong Royong (Kosgoro) 1957 Jabar Aria Girinaya mengatakan, terkait sinyal Presiden Jokowi yang ingin IKN dipimpin seorang kepala daerah berlatar belakang arsitek.

“Bagi kami, khususnya warga Jawa Barat adalah suatu kebanggaan kalau betul Pak Ridwan Kamil ditunjuk sebagai kepala otorita IKN,” kata Aria, Jumat (21/1).


“Pak RK itu masih punya tanggung jawab yang masih harus diselesaikan (sebagai gubernur),” katanya lagi.

Ia menjelaskan, kepemimpinan RK tengah dihadapkan dengan pandemi Covid-19 yang menyebabkan pembangunan Jawa Barat terhambat.

Apalagi, pernyataan Jokowi mengenai Kepala Otorita IKN masih berupa sinyal, belum mengarah ke nama definitif.

Oleh karenanya, ia berharap Kang Emil lebih dulu menyelesaikan tugas-tugasnya sebagai Gubenur Jabar secara tuntas.

“Kemudian kalaupun diberi kesempatan, nanti kita terserah Pak Jokowi, tapi kami warga Jabar sangat berharap Pak Ridwan Kamil menyelesaikan tugas sebagai gubernur Jabar. Jangan terpecah fokusnya,” tegasnya.

Giri juga mengkritisi sejumlah pihak yang mengait-kaitkan RK sebagai sosok Capres 2024 dengan batu loncatan memimpin Ibu Kota Negara baru yang akan diberi nama Nusantara.

“Pertanyaannya, partai mana yang mau mengusung beliau sebagai capres? Saya menyarankan beliau fokus dulu di Jawa Barat walaupun peluang (capres) itu ada,” jelasnya. (ral/rmol/pojoksatu)