Pegawai BRI Link Ditembak Mati Perampok, Polda Lampung Amankan Satu Proyektil di TKP

Pegawai BRI Link Tri Leli Agustin.

POJOKSATU.id, LAMPUNG- Tim gabungan Polda Lampung dan Polres Lampung Timur terus  menyelidiki kasus perampokan yang menewaskan Leli Agustin (20), warga Desa Totoprojo, Kecamatan Waybungur, Jumat 21 Januari 2022 kemarin.


Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Lampung Kombes Reynold Hutagalung mengatakan, pihaknya sudah menurunkan tim ke Lamtim.

Bergabung dengan anggota polres setempat.

“Ya, langsung sesaat setelah kejadian. Kami turunkan tim dari Ditreskrimum Polda Lampung,” kata Kombes Reynold Hutagalung, Sabtu (22/1).


Pada bagian lain, anggota Polres Lampung Timur melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) tewasnya Leli Agustin, Sabtu (22/1).

Olah TKP dipimpin Kabagops Kompol Heru didampingi Kasatreskrim AKP Ferdiansyah, Kasatsabhara AKP Zulkarnaen dan Kapolsek Way Bungur Iptu Riki Setiawan.

Di lokasi kejadian, polisi mencari proyektil dari peluru yang menewaskan karyawati agen BRILink tersebut.

Dari penyisiran, ditemukan satu proyektil di depan rumah yang terletak di seberang agen BRILink Desa Tambahsubur, Kecamatan Waybungur.

Kasatreskrim AKP Ferdiansyah menjelaskan, pelaku diduga melepaskan dua kali tembakan. Satu di antaranya mengenai kepala korban dan satu lagi ke arah warga yang mencoba menghadang.

“Kami baru menemukan proyektil yang dilepaskan ke arah warga. Sementara, proyektil peluru yang dilepaskan ke arah korban masih dalam pencarian,” kata AKP Ferdiansyah.

Diberitakan sebelumnya, Pegawai BRI Link Tri Leli Agustin dirampok di Jalintim Desa Tambah Subur Kecamatan Way Bungur Kabupaten Lampung Timur, Jumat (21/1) sekitar pukul 17.15.

Perampok menembak kepala karyawan BRI Link Leli Agustin. Korban terjatuh dan terkapar. Ia meninggal di lokasi kejadian.

Kejadian bermula saat korban didatangi pelaku sekitar pukul 15.30. Pelaku datang dengan menggunakann sepeda motor.

Kepada korban, pelaku mengatakan akan mengambil uang 100 juta. Korban menjawab bahwa kalau mau mengambil uang dengan jumlah besar harus menelepon dulu.

Korban kemudian menemui pemilik BRI Link, Tri Lestari. Korban mengatakn kepada Tri Lestari bahwa dia curiga kepada pelaku yang sempat mondar mandir.

Sekitar pukul 17.15, pelaku kembali mendatangi korban setelah sebelumnya antara pelaku dan korban berkomunikasi lewat HP.

Setibanya di lokasi, pelaku langsung merampas uang yang sudah disiapkan korban di dalam tas.

Pelaku kemudian bergegas menaiki motor. Korban panik dan berusaha menarik badan pelaku.

Pelaku kemudian mengeluarkan senjata api dan menembak kepala korban. Pelaku kabur membawa Rp50 juta dalam tas.

(dhe/pojoksatu/jpr)