Hasil Pemeriksaan Bapak Perkosa dan Paksa Anak Makan Tai Kucing di Balikpapan, Ternyata…

Kasat Reskrim Polresta Balikpapan, Kompol Rengga Puspo Saputro (kiri) menunjukkan barang bukti kasus pemerkosaan bapak terhadap anak kandung di Mapolresta Balikpapan, Kamis (20/1/2022). Foto: Prokal

Rengga membantah kabar bahwa korban sampai hamil akibat perkosaan yang dilakukan ayah kandungnya sendiri.

Demikian juga dengan kabar kekerasan fisik yang dilakukan pelaku terhadap korban.

“Informasi hamil itu miskomunikasi. Korban mengaku diancam oleh bapaknya agar tidak melaporkan ke orang lain. Juga tidak ada kekerasan (fisik),” ungkap Rengga.

Disinggung soal kabar dugaan adanya rekan sang bapak yang ikut mencabuli korban, Rengga menyebut belum mendapat informasi.


Selain menangkap HS, kepolisian juga mengamankan barang bukti berupa satu set pakaian milik korban.

Kepolisian menjerat HS dengan pasal 81 ayat 2 dan 3 UU Nomor 17 tahun 2016 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman pidana di atas tujuh tahun penjara.

Sebelumnya diberitakan, kasus ayah perkosa anak kandung ini dilaporkan oleh RH, ibunda korban.