Kapolri Jenderal Listyo Sigit Rekrut Anak Petani Hafiz Al Quran Jadi Polisi

Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo

POJOKSATU.id, JAKARTA— Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo merekrut hafiz Al Quran melalui rekrutmen bintara Polri proaktif tahun 2022. Salah satunya bernama Mohammad Alfian Masyuri.


Kebijakan Kapolri ini merupakan langkah nyata untuk mewujudkan SDM Polri yang unggul.

“Dalam rangka mewujudkan SDM Polri unggul di era Police 4.0, SSDM Polri melakukan Rekrutmen Polri Proaktif untuk menemukan bibit-bibit unggul yang bertalenta dan berkualitas salah satunya dengan merekrut hafiz Quran,” kata Kapolri dalam unggahan di akun Twitternya, Kamis (20/1).

Dalam unggahannya itu, Kapolri turut membagikan video salah satu calon siswa bintara Polri, yang merupakan pemuda hafiz Quran, dinyatakan lolos seleksi.


Melalui rekrutmen itu, cita-cita Mohammad Alfian Masyuri menjadi anggota Polri akhirnya terwujud.

“Saya bersyukur sekali atas nama pengasuh, pimpinan pondok pesantren Nurut Taqwa, karena mas Alfian ini sudah dinyatakan lulus seleksi bintara proaktif Polri,” kata pengasuh Ponpes Nurut Taqwa, H Nawawi Maksum, dalam video yang diunggah Kapolri itu.

Nawawi mengungkapkan, anak didiknya tersebut memiliki kemampuan lebih daripada anak didiknya yang lain, yakni hafal 30 juz Al Quran dan memang berkeinginan untuk menjadi anggota korps Bhayangkara.

“Dan memang saya tanyakan ternyata mas Alfian memiliki keinginan untuk menjadi anggota Polri,” ungkap Nawawi.

Sementara itu, kedua orang tua Alfian yang bekerja sebagai buruh tani, Masyuri dan Kasidah, tak bisa menutupi rasa bangganya lantaran putranya itu diterima sebagai menjadi bagian dari keluarga besar Polri.

Ia hanya berharap, Alfian dapat membanggakan orang tua serta memberikan manfaat bagi rakyat Indonesia.

“Alhamdulillah putra kami atasnama Mohammad Alfian Masyuri bisa lulus terpilih jadi anggota Polri. Mudah-mudahan dia membanggakan orang tua dan membanggakan semua rakyat Indonesia,” ucap Kasidah.

Sejak 2017, Polri secara konsisten membuka rekrutmen anggota Polri bersumber dari pesantren, hafiz Al Quran, hingga siswa berprestasi agama lainnya.

Sejak tahun 2017 sudah puluhan santri dari pesantren mengikuti pendidikan baik Bintara maupun Perwira.

Adapun rinciannya 44 santri mengikuti pendidikan Bintara dan 47 santri mengikuti pendidikan Perwira.

Selanjutnya, Polri juga menerima rekrutmen Bintara tahun 2020/2021 kategori hafiz Al Quran sebanyak 55 orang, Musabaqah Qiroatil Kutub (MQK) sebanyak 1 orang, dan Musabaqah Mutawatil Quran (MTQ) sebanyak 9 orang.

Disamping itu, Polri juga menerima rekrutmen Bintara Berkompetensi Khusus (Bakomsus) agama dari berbagai provinsi dengan total 77 orang. (ral/rmol/pojoksatu)