Tak Lama Usai Muktamar ke-34 PBNU, Istri Eks Ketum PBNU Mundur dari Dewan Syuro PKB

Gus Yahya dan KH Said Aqil Siroj di Muktamar NU ke 34 (ist)

POJOKSATU.id, JAKARTA— Tak lama usai Muktamar ke-34 NU di Lampung, istri eks Ketum PBNU KH Said Aqil Siroj menyatakan mundur dari Dewan Syuro PKB. Diduga ini masih ada kaitan dengan hal tersebut.


Dampak dari perhelatan Muktamar ke 34 Nahdlatul Ulama yang menumbangkan Ketua Umum Petahana Said Aqil Siroj dianggap masih terus berlangsung sampai saat ini.

Terbaru, istri Said Aqil Siroj, Nurhayati menyatakan mundur dari kepengurusan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).


Pilihan mundur Nurhayati itu dilakukan dengan mengajukan surat kepada Ketua Umum DPP PKB Abdul Muhaimin Iskandar.

Dalam surat tertanggal 28 Desember 2021 itu, Nurhayati mundur sebagai anggota Dewan Syuro DPP PKB.

“Dengan ini menyatakan pengunduran diri saya sebagai Anggota Dewan Syuro DPP Partai Kebangkitan Bangsa. Demikian surat ini saya sampaikan dengan sebenarnya,” demikian kutipan surat pengunduran diri Nurhayati yang diterima redaksi, Selasa (18/1).

Kabar mundurnya Nurhayati bisa jadi terkait dengan kekalahan Said Aqil Siroj. Sikap Cak Imin dalam membantu pemenangan politik Said Aqil berbeda dengan saat Muktamar ke 33 di Jombang Jawa Timur.

Saat Said Aqil maju untuk periode kedua, Cak Imin berupaya memenangkan total Said Aqil. Seluruh kader PKB yang menempati posisi strategis baik di kabinet, DPR, dan jabatan lainnya bekerja untuk kemenangan Said Aqil.

Sedangkan pada Muktamar ke 34, Cak Imin menyatakn secara terbuka bahwa Said Aqil Siroj dan Yahya Cholil Staquf adalah dua kader terbaik NU yang layak memimpin PBNU 5 tahun mendatang. (ral/rmol/pojoksatu)