Sentil Ketua Jokowi Mania Soal Polisikan Dosen UNJ, Politisi PKS: Warga Berhak Kontribusi Berantas Korupsi

Dosen UNJ Ubedilah Badrun melaporkan dua anak Jokowi yaitu Gibran dan Kaesang (ist)

POJOKSATU.id, JAKARTA— Politisi PKS Nasir Djamil menyentil Ketua Relawan Jokowi Mania (Joman) Immanuel Ebenezer soal dosen UNJ Ubedilah Badrun yang dilaporkan ke polisi terkait dua anak Jokowi.


Ketua Relawan Joman Immanuel Ebenezer ini memang sedang ramai dibicarakan publik.

Hal ini terjadi setelah Immanuel melaporkan Dosen Universitas Negeri Jakarta (UNJ) Ubedilah Badrun ke Polda Metro Jaya soal dua anak Jokowi.

Laporan Noel Ketua Relawan Jokowi Mania ini dilakukan setelah Ubedilah melaporkan dua putra Presiden Jokowi, Gibran Rakabuming Raka dan Kaesang Pangarep atas dugaan Korupsi Kolusi dan Nepotisme (KKN) dan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) ke KPK.


Menanggapi ini, Politisi PKS Nasir Djamil menyebut laporan Ubedilah itu adalah bagian dari laporan pengaduan masyarakat.

Terlepas soal siapa dan kenapa warga tersebut melakukan pengaduan ke penegak hukum dalam hal ini KPK.

“Kalaupun warga yang melaporkan di atas dilaporkan balik oleh orang lain ke polisi, saya tidak tahu apa isi laporan tersebut,” kata Nasir Djamil, Sabtu (15/1).

Anggota Fraksi PKS DPR RI Nasir Djamil menilai, laporan dari Ubedilah Badrun merupakan bentuk partisipasi masyarakat dalam membantu KPK untuk melakukan kerja-kerja pemberantasan korupsi.

Menurutnya, siapapun warga masyarakat berhak untuk berkontribusi.

“Dalam UU KPK ada tercantum soal partisipasi masyarakat dalam pemberantasan korupsi. Karena itu siapapun anggota masyarakat yang melihat, menyaksikan, dan mengetahui ada potensi tindak pidana korupsi, maka mereka dapat melaporkannya ke institusi penegak hukum untuk ditelaah,” kata Nasir Djamil, Sabtu (15/1). (ral/rmol/pojoksatu)