Bocah Jadi Korban Bully Saat Main Sepakbola, Begini Kronologi Versi Polisi

ilustrasi anak dibully

POJOKSATU.id, JAKARTA- Polres Bekasi Kota menjelaskan kasus bullying seorang bocah yang viral di media sosial.


Kasus bullying yang terjadi pada Minggu (15/1/2022) berawal ketika sang bocah berusia 10 tahun di Bekasi Timur, Kota Bekasi, Jawa Barat, permainan sepakbola.

Namun saat itu terduga pelaku dan rekan-rekannya mem-bully korban karena tidak mau meminjamkan bolanya. Hingga kasus bullying itu viral di media sosial.

“Berawal bermain sepak bola. Terduga pelaku meminjam bola, korban tidak mau meminjamkannya,” kata Kapolres Metro Bekasi Kota, Kombes Pol Hengki kepada wartawan, Sabtu (15/1/2022).


Saat korban tak meminjamkan bolanya, saat itu pula pelaku menendang bola yang berada di dalam baju kaos korban. Korban lantas terjatuh bersama bolanya.

“Pelaku menendang ke arah bola yang ada di dalam baju kaos korban tepat di depan perut korban,” ungkapnya.

Terduga pelaku kemudian merekam aksi korban yang menangis terjerit-jerit, sembari terduga pelaku mengeluarkan kata-kata hinaan yang bernada bullying.

Usai merekamnya, terduga pelaku lantas megeshare video tersebut ke media sosial hingga video tersebut sampai ke orang tua korban.

“Orang tua korban memposting video dengan alasan agar kejadian yang ada di dalam video tidak terulang kembali kepada anak lainnya,” ujarnya.

Hingga kasus ini telah diadukan ke Komisi Perlindungan Anak Daerah (KPAD) Kota Bekasi oleh orang tua korban rencanannya kasus tersebut akan di mediasi antara kedua belah pihak.

“Pihak KPAI Kota Bekasi akan memfasilitasi orang tua korban dan orang tua terduga pelaku untuk melakukan pertemuan di kantor KPAI,” ujarnya.

 

(fir/pojoksatu)