Sebelum Kena OTT, Bupati Penajam Paser Utara Pernah Bikin Geger, Ogah Ngurusi Covid-19 di Daerahnya

Bupati Penajam Paser Utara (PPU) Abdul Gafur Mas'ud

POJOKSATU.id, PPU – Sebelum kena OTT KPK, Bupati Penajam Paser Utara (PPU) Abdul Gafur Mas’ud (AGM) sempat membuat geger lantaran ogah ngurus pandemi Covid-19 di daerahnya.

Pernyataan kontroversial Abdul Gafur Mas’ud itu disampaikan usai menghadiri Rapat Paripurna Penyampaian Raperda Pertanggung jawaban APBD Tahun Anggaran 2020, pada 29 Juli 2021 silam.

BACA: Bupati Panajem Paser Utara Anak Buah AHY, Demokrat Ogah Bertanggung Jawab

Abdul Gafur Mas’ud bahkan menyataka akan mengundurkan diri dari Satgas Penanganan Covid-19 Penajam Paser Utara.


“Mulai hari ini, tahun ini, bulan enam, saya menyatakan akan menarik diri untuk mengurusi yang namanya Covid-19. Mulai dari pengadaan, penanganan serta yang lain-lain,” tegas kader Partai Demokrat ini.

Ia beralasan, bahwa Keputusan Presiden tentang Penetapan Bencana Nonalam Penyebaran Covid-19 sebagai Bencana Nasional justru akan membuatnya terkena masalah hukum.

“Karena ini menjadi masalah untuk kami. Saya tidak mau jadi masalah. Kami mau menolong masyarakat, tapi ternyata menjadi masalah hukum,”

“Saya tidak mengerti ini masalah hukum ini kenapa. Masalahnya kenapa?” kata dia waktu itu.