Kasus Tabrak Lari di Palmerah, Polisi Tetapkan Tersangka Pengendara Mobil Brio, ini Hasil Pemeriksaannya..

mobil seruduk 5 kendaraan di palmerah

POJOKSATU.id, JAKARTA- Pengemudi mobil Honda Brio berinisial DN yang menabrak lari dua unit sepeda motor dan dua unit mobil ditetapkan jadi tersangka.

“Sudah tersangka. Dia melanggar ayat 1 dan 2 Pasal 310 (Undang-Undang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan),” ujar Kepala Unit Kecelakaan Lalu Lintas Polres Metro Jakarta Barat, Ajun Komisaris Polisi Hartono kepada wartawan, Rabu 12 Januari 2022.

Pria berinisial DN tersebut terbukti lalai saat mengendarai mobilnya. Hartono mengaku, pihaknya lantas menyita mobil dan surat kendaraannya. DN kini masih diperiksa. Meski tersangka, DN tidak ditahan.

“Kalau Pasal 310 ayat 1 dan 2 kan ancamannya di bawah 5 tahun jadi tidak dilakukan penahanan. Tapi yang bersangkutan masih diperiksa di Satlantas,” ujar dia.


Lebih lanjut Hartono mengatakan, DN mengklaim panik saat kecelakaan terjadi. Tes urine telah dilakukan, namun negatif narkoba dan alkohol.

“Tidak ada pengaruh narkoba. Kami urine negatif. Tidak ada pengaruh alkohol dan lain sebagainya. Menurut dia panik saat kejadian kemudian melaju dan nabrak lagi jadi lebih panik lagi,” kata dia.

Sebelumnya diberitakan, satu unit mobil Honda Brio diamuk massa di Jalan Kemanggisan Raya, Palmerah, Jakarta Barat, Senin, 10 Januari 2022 malam.

Kejadian ini pun viral di media sosial. Salah satunya diunggah akun Instagram @jktinfo.

Terkait hal ini, polisi menyebut mobil Honda Brio itu diamuk massa karena melakukan tabrak lari.

“Iya itu pelaku tabrak lari,” ujar Kepala Unit Kecelakaan Lalu Lintas Polres Metro Jakarta Barat, Ajun Komisaris Polisi Hartono kepada wartawan, Selasa, 11 Januari 2022.

(dhe/pojoksatu)