Bukan Foto dan Video Viral, Identitas Kolonel Priyanto dan 2 ‘Anak Buahnya’ Terungkap Polisi dari Parkir Gratis

Rekonstruksi pembunuhan sejoli di Jalan Nagreg Bandung oleh tiga anggota TNI AD (ist)

POJOKSATU.id, JAKARTA—Terungkapnya pembunuhan sejoli Handi dan Salsabila oleh Kolonel Priyanto dan 2 ‘anak buahnya’ ternyata bukan dari video dan foto viral. Identitas anggota TNI itu terungkap dari karcis parkir gratis.


Awalnya, polisi menelusuri penampakan foto dan video viral di media sosial baik mobil hitam Phanter B300Q, maupun dua orang pengendara yang turun dari mobil.

Kedua pengendara ini terlihat berbadan tegap dan pangkas cepak.

Gambar dan video tersebut telah viral di media sosial selama beberapa hari.


Dari foto dan video tersebut, polisi mencari keberadaan pelaku dan jejak mobil.

Karcis parkir gratis yang ditemukan polisi juga turut membongkar identitas tiga anggota TNI AD, Kolonel Priyanto, Kopda Andreas Dwi Atmoko dan Kopda Ahmad Sholeh.

Danpuspomad Letjen TNI Chandra mengatakan Kolonel Priyanto dan dua anggota TNI sempat menginap satu malam di salah satu hotel di Bandung atau sebelum kejadian tabrakan di Jalan Nagreg dengan korbannya Handi dan Salsabila.

Catatan dari hotel lokasi mereka menginap menyebutkan mobil bernomor B300Q meminta parkir gratis selama beberapa hari. Polisi lalu menemukan catatan parkir hotel tersebut.

“Ditemukannya sama polisi. Kan polisi yang ikuti dulu. Setelah di hotel itu, ketahuanlah identitasnya dia sebagai anggota TNI. Setelah itu baru info ke Pomdam Siliwangi,” kata Letjen Chandra.

Setelah proses penyelidikan rampung dilakukan Polresta Bandung, berkas perkara ketiga anggota TNI AD ini dilimpahkan kepada Pomdam Siliwangi dan diserahkan kembali ke Puspomad untuk ditindaklanjuti.(ral/int/pojoksatu)