Benar Kata Habib Bahar, Diproses Secepat Kilat, Kamis Mau Diperiksa Sebagai Tersangka Dugaan Hoaks

Habib Bahar Smith saat tiba di Polda Jabar, Senin (3/1/2021)

POJOKSATU.id, JAKARTA— Habib Bahar pernah menyebut kasusnya di Polda Jabar diproses secepat kilat dan terbukti pada Kamis nanti Habib Bahar Smith akan diperiksa sebagai tersangka dugaan hoaks laskar FPI.


Habib Bahar Smith direncanakan akan kembali menjalani pemeriksaan di Polda Jabar setelah ditetapkan sebagai tersangka pada Kamis nanti.

Habib Bahar ditetapkan tersangka kasus dugaan hoaks atau berita bohong terkait peristiwa pembantaian enam laskar FPI di KM 50.


Hal itu diungkapkan oleh pengacara Habib Bahar, Ichwan Tuankotta yang menyampaikan bahwa pemeriksaan pada Senin (3/1) belum selesai.

“Iya karena kemarin kan terhenti kelelahan Habib Bahar. Pada saat ditetapkan sebagai tersangka, dan disodorkan surat penangkapan, kemudian akan dilakukan pemeriksaan pada tingkat tersangka, Habib Bahar menyampaikan keberatan dan minta ditunda,” ujar Ichwan, Selasa sore (4/1).

Sehingga kata Ichwan, Habib Bahar kemarin hanya baru diperiksa sebagai saksi. Sedangkan pemeriksaan untuk Berita Acara Pemeriksaan (BAP) sebagai tersangka belum terlaksana.

“Jadi kita belum masuk pada proses BAP sebagai tersangka. BAP tersangka, informasinya sih Kamis,” pungkas Ichwan.

Sebelumnya, Kuasa hukum Bahar, Ichwan Tuankotta, menyatakan bahwa penetapan tersangka yang dilakukan terhadap kliennya merupakan tanda dari matinya demokrasi.

“Yang jelas, luar biasa ya, Innalillahi wa Innailaihi Rajiun, berarti memang keadilan dan demokrasi di negara kita ini sudah mati sebagaimana yang disampaikan Habib Bahar ketika akan diperiksa,” kata dia melalui sambungan telepon, Selasa 4 Januari 2022.

Ichwan menambahkan, penetapan tersangka yang dilakukan terhadap kliennya terlalu cepat.

“Panitia penyelenggara kegiatan ceramah yang diadakan di Margaasih, Kabupaten Bandung, belum dimintai keterangan,” jelasnya.

Ichwan menjelaskan bahwa pihaknya siap mentaati prosedur hukum.

“Tidak ada proses dulu atau interval memeriksa saksi dari pihak kepolisian. Saya bahkan mendapat informasi, panitia penyelenggara pada saat diadakan pengajian itu sampai saat ini belum diperiksa loh, saksinya saja. Saksinya belum diperiksa,” terangnya.

Dengan penetapan tersangka, dinilai Ichwan merupakan rangkaian bentuk pembungkaman kritik terhadap pemerintah yang dimulai dari tewasnya enam anggota laskar FPI.

“Pembungkaman kritik, mulai dari penangkapan Habib Rizieq, hingga penangkapan Munarman,” tuturnya.

Ditegaskannya, bahwa ini bagian dari urutan membungkam kritik terhadap pemerintahan yang ada.

“Saya kira, jadi pasti ada sponsornya. Sekarang Habib Bahar dibungkam,” kata dia. (ral/rmol/pojoksatu)