Bakal Diperiksa Tahun Depan, Mabes Polri Wanti-wanti Habib Bahar Soal Ini

Kombes Ahmad Ramadhan (jpnn)

POJOKSATU.id, JAKARTA- Kasus ujaran kebencian yang melibatkan eks narapidana Habib Bahar Smith telah naik ke tingkat penyidikan.


Habib Bahar rencanaya akan dijadwalkan pemeriksaan di Polda Jabar terkait kasus ujaran kebencian tersebut.

Demikian disampaikan Kabag Penum Divisi Humas Polri Brigjen Pol Ahmad Ramadhan di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Jumat (31/12/2021).


“Dan saudara BS AKAN dilakukan pemeriksaa hari Senin besok (3/1/2022). Pemeriksaan di Polda Jabar,” kata Ramadhan.

Menurut Ramadhan, surat pemanggilan pemeriksaan terhadap terlapor sudah dilayangkan.

Ramadhan berharap terlapor bisa memenuhi panggilan pemeriksaan tersebut.

“Surat pemanggilam pemeriksaan sudah dilayangkan dan sudah diterima BS,” tegasnya.

Sebelumnya, Kapolda Jawa Barat Irjen Suntana menegaskan pihaknya sudah meningkatkan kasus yang menjerat Bahar bin Smith menjadi penyidikan.

Kasus yang menjerat Bahar bin Smith terkait dugaan ujaran kebencian yang mengandung unsur suku, agama, ras dan antargolongan (SARA).

“Penyidik Polda Jawa Barat sudah meningkatkan proses hukum yang menjerat BS menjadi penyidikan,” ujar Suntana dalam keterangan tertulisnya, Rabu (28/12/2021).

Penyidik Polda Jawa Barat, kata Suntana, sudah menyerahkan Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP) ke Bahar bin Smith di kediamannya di Bogor pada Selasa, 28 Desember kemarin.

“Penyerahan SPDP sudah dilakukan kepada terlapor,” katanya.

Dalam kasus ini, Bahar bin Smith dijerat dugaan tindak pidana menyebarkan informasi yang ditujukan untuk menimbulkan rasa kebencian dan atau permusuhan individu dan atau kelompok berdasarkan SARA sebagaimana yang dimaksud dalam Pasal 28 ayat (2) Jo Pasal 45A ayat (2) UU RI Nomor 19 tahun 2016 tentang perubahan atas UU RI nomor 11 tahun 2008 tentang informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) dan atau Pasal 14 dan Pasal 15 UU RI nomor 1 tahun 1946 tentang peraturan hukum pidana.

(fir/pojoksatu)