Pengakuan Kopda DA, Usai Buang Mayat Sejoli, Ini Ucapan Kolonel Priyanto dalam Mobil

Kolonel Priyanto digiring Polisi Militer di Bandara Sam Ratulangi Manado menuju Bandara Soekarno Hatta. Foto Pendam XIII/Merdeka

POJOKSATU.id, JOGJAKARTA – Pengakuan Kopda Andreas Dwi Atmoko (DA) mengungkap peran Kolonel Priyanto dalam kasus tabrak lagi sejoli di Nagreg, Kabupaten Bandung.


Kopda Andreas Dwi Atmoko menyampaikan, usai terjadinya kecelakaan di Jalan Nagreg, dirinya menyarankan kepada Kolonel Priyanto agr membawa kedua korban ke Puskesmas atau Rumah Sakit terdekat di Nagreg.

BACA: Kopda DA Ungkap Kolonel Priyanto Yang Tolak Bawa 2 Remaja ke Rumah Sakit, Malah Lakukan Hal Ini


“Akan tetapi Kolonel Inf Priyanto menolak dan mengambil alih kemudi mobil,” ungkap Kopda Andreas Dwi Atmoko dalam pernyataannya, Minggu (26/12/2021).

Selanjutnya, mereka melajutkan melanjutkan perjalanan ke kediaman Kolonel Priyanto di Jogjakarta.

Mereka kemudian sampai di Sungai Serayu, Kabupaten Cilacap sekitar pukul 21.00 WIB.

“Kolonel Priyanto memerintahkan untuk membuang kedua korban ke dalam Sungai Serayu dari atas jembatan,” sambungnya.

Saat akan membuat jenazah sejoli itu, Kopda Ahmad Sholeh berada di mobil sedangkan dirinya bersama Kolonel Priyanto turun dari mobil.