Fakta Baru Versi Pengakuan Kopda Andreas, Bantah Mobil Kolonel Priyanto Tabrak Sejoli di Nagreg

Kolonel Priyanto di ruang tahanan POM Kodam XIII/Merdeka Foto: Pendam/XIII Merdeka

“Lalu membuangnya ke Sungai Serayu dari atas jembatan,” jelasnya.


Usai membuang jenazah sejoli itu, mereka lantas melanjutkan perjalanan menuju Kalasan, Jogjakarta.

“Di dalam perjalanan Kolonel Inf Priyanto mengatakan bahwa kejadian tersebut jangan diceritakan kepada siapapun, agar dirahasiakan,” bebernya.


Ketiganya sampai ke kediaman Kolonel Priyanto pada 9 Desember sekitar 03.00 WIB.

Sedangkan Kopda Andreas Dwi Atmoko bersama Koptu Ahmad Sholeh pulang ke rumah masing-masing.

Sebelumnya, Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa menginstruksikan Penyidik TNI dan TNI AD serta Oditur Jenderal TNI melakukan proses hukum terhadap ketiga oknum TNI itu.

Jenderal Andika juga memerintahkan agar ketiga oknum TNI itu dipecat.