ABG Dianiaya Oknum Polisi Hingga Pendarahan di Jatinegara, Propam Langsung Gerak Cepat, Katanya Gini

Guru SMP 6 Mamuju
Ilustrasi

POJOKSATU.id, JAKARTA- Propam Polres Metro Jakarta Timur memeriksa dua oknum anggota polisi yang diduga melakukan pengeroyokan terhadap dua remaja di Jatinegara, Jakarta Timur.


“Sementara ini masih ditangani Propam Polrestro Jakarta Timur, yang nangani karena kan pidananya di kami. Belum ada kebijakan untuk menarik ke Polda atau gimana ya,” kata Kapolres Metro Jakarta Timur Kombes Pol Erwin Kurniawan di Jakarta, Jumat, 24 Desemberr 2021.

Erwin mengatakan, untuk pemeriksaan terhadap oknum polisi itu dilakukan berjalan bersamaan dengan kasus pengeroyokan.


Erwin menambahkan, kasus pengeroyokan yang dilaporkan kedua korban remaja berusia 15 dan 18 tahun itu ditangani penyelidik Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Jakarta Timur.

“Iya paralel. Kan kalau anggota pasti paralel ya dia ada pidana dan ada juga pelanggaran kode etik atau pelanggaran disiplinnya. Nah ini paralel ,semuanya kita akan proses itu,” ujarnya.

Erwin menuturkan, kedua belah pihak saling membuat laporan ke Polres Metro Jakarta Timur dengan dugaan sangkaan Pasal 170 KUHP tentang Kekerasan Terhadap Orang atau Barang secara bersama-sama.

Namun bedanya kedua remaja atas kasus pengeroyokan yang diduga dilakukan dua anggota Mabes Polri dan satu warga sipil. Sedangkan kedua anggota melapor atas kasus perusakan mobil.

“Saya lihat sih dua-duanya punya haklah ya karena satu terluka dipukuli sama oknum anggota. Satu juga yang anggota ini merasa ‘mobil saya rusak pecah kacanya’,” tutur Erwin.

Diberitakan sebelumnya, peristiwa dugaan penganiayaan terhadap bocah yang dilakukan oknum polisi ini dibagikan ke media sosial dan viral.

Salah satunya diunggah akun Twitter, @llaemoan. Akun itu mengunggah foto korban dengan luka di bagian kepala.

Akun itu turut mengunggah foto terduga pelaku yang disebut bernama Thamrin Pardede.

“Minta tolong teman-teman di Twitter bantu diviralkan pemukulan anak-anak umur 14 tahun di belakang Indomobil yang melakukan oknum polisi bernama Thamrin Pardede, & sudah dilaporkan ke PMJ (Polda Metro Jaya), tapi belum ada respon @ListyoSigitP @FerdinandHaean3 @Mei2Namaku @WagimanDeep212_ @DivHumas_Polri @ChusnulCh__,” kicaunya seperti dikutip pojoksatu, Jumat 24 Desember 2021.

Akibatnya, korban mengalami patah tulang hingga pendarahan. Satu dari dua korban bahkan sempat dilarikan ke rumah sakit.

(dhe/pojoksatu/ant)