Tiga Sosok Ini Gugat Presidential Threshold 20 Persen ke MK, Tebak Siapa Pengacaranya, Jangan Kaget

Presidium KAMI Gatot Nurmantyo. Foto: Youtube Refly Harun

POJOKSATU.id, JAKARTA – Presidential Threshold 20 persen sebagai syarat pencalonan presiden di Pilpres 2024 digugat ke Mahkamah Konstitusi (MK).

Kali ini, gugatan Presidential Threshold itu dilayangkan mantan Panglima TNI (Purn) Gatot Nurmantyo.

BACA: Partai Lain Ribut Presidential Threshold, Gerindra Malah Begini…

Sebelumnya, gugutan ke MK juga dilayangkan Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Ferry Juliantono dan anggota DPD Bustami Zainudin.


Ketiganya menunjuk kuasa hukum yang sama, yaitu Refly Harun.

Dalam perkara bernomor 63/PUU/PAN.MK/AP3/12/2021, Gatot meminta Mahkamah Konstitusi (MK) membatalkan pasal 222 UU Pemilu.

Ia menilai pasal tersebut tidak sesuai dengan UUD 1945.

“Menyatakan Pasal 222 Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2017 Nomor 182, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 6109) bertentangan dengan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 dan tidak memiliki kekuatan hukum mengikat,” ucap Gatot dalam petitum.