Ekonomi Tunjukkan Perbaikan, tapi Masih Perlu ‘Rem dan Gas’

Menko Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto

POJOKSATU.id, JAKARTA – Kondisi ekonomi Indonesia menunjukkan perbaikan seiring terkendalinya kondisi pandemi Covid-19 di Indonesia.

Akan tetapi, momen libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2022 tetap perlu diantisipasi agar tidak terjadi lonjakan kasus Covid-19.

Itu disampaikan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartaro dalam Tempo Economic Briefing 2022 bertema “Hadapi Bersama Perubahan Iklim dan Strategi Ekonomi Hijau” secara virtual, Selasa (14/12).

“Oleh karena itu, keseimbangan antara ‘rem dan das’ akan terus dijaga agar momentum pemulihan ekonomi tidak terganggu,” ucap Airlangga.


Sejalan dengan konsistensi penurunan kasus harian Covid-19 diiringi pelonggaran PPKM di berbagai daerah, indikator lainnya diperkirakan juga akan mulai kembali menguat di Triwulan IV 2021.

Dengan berbagai kondisi yang membaik tersebut, perekonomian Indonesia diproyeksikan tumbuh pada Triwulan IV 2021 sebesar lebih dari 5% persen.

Sehingga secara full year 2021 diperkirakan mencapai 3,5 hingga 4 persen. Sementara di 2022 ditargetkan mencapai 5,2 persen.