Simpan 3 Video Pipis Sisca Mellyana Dan Cowok, Pelaku Dihukum Adat, Ortu Nangis

Sisca Mellyana. (Instagram)

POJOKSATU.id, BALI – Aksi I Made SM dan I Wayan MR membuat selebgram cantik Sisca Mellyana geram dan marah. Kedua pelaku mengambil video pipis Sisca Mellyana di salah satu villa di Ubud, Gianyar, Bali.


Beruntung, video pipis Sisca Mellyana tanpa pakaian lengkap tidak sampai tersebar di media sosial. Sebab, Sisca berhasil menyita HP pelaku sebelum video itu tersebar.

BACA: Profil Sisca Mellyana, Selebgram Cantik yang Direkam Saat Pipis

I Made SM dan I Wayan MR merekam Sisca dan teman prianya pada Kamis malam (9/12) sekitar pukul 22.00.


Ada tiga moment dan aktivitas Sisca yang direkam oleh I Made SM dan I Wayan MR.

Pertama, pelaku mengintip dan merekam aktivitas Sisca bersama teman cowoknya dari balik gorden. Video pertama ini berdurasi lima menit.

Video kedua diambil pelaku saat Sisca berada di dalam kamar mandi.

Pelaku mengambil video Sisca pipis dalam kondisi tanpa busana lengkap.

Kemudian pada video ketiga, pelaku merekam Sisca yang sedang menari dan berdisko.

“Mereka berdua rekam aktivitas saya semua dengan diam-diam,” ucap Sisca, seperti dilansir Radar Bali, Sabtu (11/12).

Ketiga rekaman video itu masing-masing berdurasi 5 menit, durasi 2 menit, dan durasi 1 menit

Beruntung pelaku tertangkap basah. Sisca dan teman prianya berhasil menangkap salah satu pelaku dan mengintrogasinya.

Sedangkan satu pelaku lainnya berhasul kabur. Namun keesokan harinya, Jumat (10/12) pelaku yang sempat kabur itu berhasil diamankan.

Kedua pelaku kemudian diserahkan ke pecalang atau ketua desa adat.

Pecalang kemudian melakukan mediasi, disaksikan aparat kepolisian dari Polsek Ubud.

Pelaku Minta Maaf

Saat mediasi, pelaku mengakui kesalahannya dan meminta maaf secara langsung kepada Sisca.

Permintaan maaf disampaikan keduanya dengan disaksikan pihak kepolisian, orang tua, dan juga pihak desa.

Selanjutnya, atas permohonan maaf keduanya, Sisca mengaku menerima dan menyatakan tidak akan membawa kasus ini ke jalur hukum.

Bahkan kata Sisca, saat mediasi berlangsung, kedua orang tua pelaku sempat nangis-nangis.

“Polsi memediasi. Orang tuanya juga nangis-nangis,” kata Sisca.

Kedua pelaku hanya dikenai hukum adat dan tidak berlanjut ke polisi.

“Tidak lanjut ke ranah hukum. Tapi HP (pelaku) itu saya ambil karena di situ ada video saya yang privat. Saya gak mau itu kesebar. Sampai kepala desanya minta maaf juga,” tandas Sisca. (rb/mar/pra)