Novel Baswedan Disebut Melunak, Terima Tawaran ASN Polri, Begini Tanggapan Mabes Polri

Kadiv Humas Polri Irjen Pol Dedi Prasetyo

POJOKSATU.id, JAKARTA— Eks penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan akhirnya melunak dan menerima penawaran Polri sebagai ASN di Korps Bhayangkara.

Menanggapi hal itu, Kadiv Humas Polri Irjen Pol Dedi Prasetyo mengatakan, pihaknya akan mempercepat pengangkatan 57 eks pegawai KPK tersebut.

Pasalnya surat keputusan dari kementerin PAN RB sendiri sudah diputuskan terhadap 57 Eks KPK tersebut.

“Untuk pengangkapat ASN pegawai Eks KPK secepatnya karena sudah ada surat keputusan dari menteri PAN RB,” kata Dedi di Mabes Polri Jakarta Selatan, Senin (6/12/2021).


Menurut Dedi, Eks KPK yang hadiri di Mabes Polri hari ini ada 52 anggota, 4 di antarannya berlahangan hadir karena ada acara sudah terjadwalkan. Sementara 1 Eks KPK meninggal dunia.

“Polri menyambut baik atas kehadiran 52 Eks KPK. 4 berhalangan hadir dan satu meninggal dunia,” ujarnya.

Karena itu, kata Dedi, usai dilakukan pelantikan puluhan Eks KPK nantinya akan ditempatkan di posisi yang sesuai dengan kompetensi masing-masing anggota.

“Dan komitmen baik Bapak Kapolri tetap memberikan ruang dan tempat sesuai dengan kompetensi yang ada terhadap 57 Eks pengankatan,” ujarnya.

Sebelumya eks penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Novel Baswedan menerima tawaran sebagai ASN Polri.

Namun, Novel tak menyebut jumlah pasti dari mereka yang menerima.

Hal ini disampaikan Novel setelah dia dan rekan-rekannya mendatangi Mabes Polri untuk sosialisasi pengangkatan ASN Polri pada Senin (6/12).

“Ya saya posisi menerima. Pada dasarnya yang saya ketahui sebagian besar di antara kami kemudian memiliki menerima,” ujarnya. (fir/pojoksatu)