Fatal, Bripda Randy Bagus harus Ditendang karena Tidak Bermoral atau Polri dalam Bahaya Besar

Bripda Randy Bagus Hari Sasongko mendekam di ruang tahanan Polda Jatim usai ditetapkan tersangka dalam kasus bunuh diri Novia Widyasari. (istimewa)

POJOKSATU.id, JAKARTA – Pengamat kepolisian Bambang Rukmanto menilai, tindakan Bripda Randy Bagus Hari Sasongko sangat fatal dan mengancam kredibilitas Polri.


Karena itu, tidak ada alasan bagi Polri untuk tidak memberikan hukuman kepada Bripda Randy Bagus Hari Sasongko.

BACA: Mabes Polri yang Ngomong, Nasib Bripda Randy Bagus Dipastikan Berakhir Tragis

Sebab, tindakan Bripda Randy Bagus Hari Sasongko telah membuat Novia Widyasari Rahayu depresi sampai akhirnya memutuskan bunuh diri.


“Pelaku harus diberi hukuman maksimal baik etik maupun pidana,” tegas Bambang Rukminto dalam keterangannya, Minggu (5/12/2021).

Sanksi etik dimaksud, tidak lain adalah pemberhentian dengan tidak hormat atau PTDH.

Itu, agar bisa memberikan efek jera bagi anggota Polri yang melanggar aturan dan norma masyarakat.

Karena itu, Bambang Rukmanto menyarankan agar Polri tidak segan-segan membuang anggota Polri yang tidak bermoral.