Diduga Intervensi Kasus, Dua Jendral Polisi Dilaporkan ke Kapolri

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo

POJOKSATU.id, JAKARTA- Seorang wanita asal Bandung bernama Tuti Kuspiati Halim melaporkan dua oknum jenderal polisi ke Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo atas dugaan intervensi dalam kasus saling lapor antara dirinya dengan mantan suami, di Polda Jawa Barat.


Namun Tuti tak memberkan identitas dua jendral yang dimaksud.

“Kami memohon perlindungan hukum kepada Bapak Kapolri dan memanggil oknum jenderal untul menghentikan setiap bentuk intervensi petinggi Polri dalam perkara Laporan Polisi No. LP.B/237/II/2021/Jabar dan Laporan Polisi  No. LP.B/408/IV/Jabar,” kata kuasa hukum Tuti, Agung Mattauch, kepada wartawan di Bareskrim Polri, Sabtu (4/12/2021).

Menurut Agung, perkara saling lapor itu awalnya sudah ditangani penyidik Ditreskrimum Polda Jabar


Namun karena intervensi kedua oknum jenderal, di mana salah satunya seorang mantan pejabat utama di Polrestabes Bandung yang disengaja menghentikan penyidikan Laporan Polisi No.LP.B/237/II/2021/Jabar dengan Terlapor Wawan alias Wan Hok.

Padahal, saksi dan bukti-buktinya sudah demikian terang benderang dan sebaliknya keduanya  menggiring  penyidikan Laporan Polisi No. LP.B/408/IV/Jabar dengan Terlapor Tuti Kuspiati Halim agar ditindaklanjuti.

“Salah satu (oknum jenderal polisi) tersebut bahkan mendatangi langsung Direskrimum Polda Jawa Barat di mana kami mendapatkan informasi awal bahwa yang bersangkutan memberikan dukungan kepada Wawan alias Wan Hok,” ujarnya.

Karena itu Agung meminta Polri segera menyelidiki keterlibatan dua jenderal dan kaki tangannya yang diduga menjadi otak di balik rencana penghentian perkara Laporan Polisi No. LP.B/237/II/2021/Jabar dan dilanjutkannya penyidikan Laporan Polisi  No. LP.B/408/IV/Jabar.

“Mengingat efektifnya program Presisi yang diinisiasi Kapolri, kami yakin siapapun yang terbukti terlibat persekongkolan jahat dalam perkara ini, akan di sikat oleh Pak Listyo Sigit,” pungkas Agung.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Jawa Barat, Kombes Pol Erdi Adrimulan Chaniago meluruskan bahwa dalam kasus tersebut dapat dipastikan tidak ada intervensi dua Jenderal yang dituduhkan Tuti itu.

“Terkait adanya pemberitaan yang disampaikan oleh saudari Tuti, adanya beberapa Jendral yang mengintervensi penyidik dalam hal penyidikannya, Polda Jabar akan meluruskan,” kata Erdi.

Menurutnya, kasus yang ditangani Ditreskrimum Polda Jabar itu saat ini masih berlanju. Dan hingga saat ini masih sudah masuk tahap penyidikan.

“Bahwa (intervensi) tidak benar, hal ini kita buktikan bahwa kasus yang sedang ditangani Ditreskrimum Polda Jabar masih berlanjut dan sekarang sudah tahap penyidikan,” ungkapnya.

 

(fir/pojoksatu)