Antisipasi Pemudik Curi Start Libur Nataru, DPR Minta PKKM Level 3 Diberlakukan Lebih dari Satu Minggu

Anggota Komisi IX DPR RI dari Fraksi PDIP Rahmad Handoyo. Foto DPR RI

POJOKSATU.id, JAKARTA- Anggota Komisi IX DPR RI Rahmad Handoyo meminta pemerintah agar PKKM Level 3 pada libur Natal dan Tahun Baru diterapkan lebih dari satu Minggu.

Hal ini untuk mengantisipasi adanya pemudik yang melakukan curi start sebelum PPKM diberlakukan pada 24 Desember 2021.

“Mencegah lonjakan kasus Covid-19 pada libur Nataru, perlu dilakukan PPKM Level 3 lebih dari seminggu,” kata Rahmad kepada Pojoksatu.id, Jumat (3/11/2021).

Menurutnya, perlu ada upaya yang lebih dalam memperketat pergerakan orang untuk mengurangi risiko lonjakan kasus.


“Baik itu pembatasan di tempat wisata, aktivitas di mal, kemudian larangan mudik dan cuti bagi ASN/PNS hingga pegawai swasta,” ujarnya.

Ia meminta pemerintah meningkatkan kewaspadaan terhadap pergerakan transportasi darat yang relatif susah dikendalikan.

Tak hanya angkutan umum, namun juga kendaraan pribadi seperti mobil dan motor.

“Perlu juga diawasinya jalur-jalur tikus agar setiap pergerakan orang dapat terdeteksi,” ucap Rahmad.

Selain itu, lanjut politisi PDI-Perjuangan itu, pentingnya mengingatkan koordinasi pihak-pihak terkait dalam mengawal libur Nataru ini.

“Jangan sampai terjadi lagi lonjakan kasus kematian dan infrastruktur kesehatan yang lumpuh seperti yang terjadi usai libur Idul Fitri lalu,” tandasnya.

Sebelumnya, pemerintah RI melalui Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) akan menerapkan PPKM Level 3 di seluruh Indonesia selama libur Natal 2021 dan tahun baru 2022 (Nataru).

Hal tersebut dilakukan guna menekan potensi penyebaran virus corona alias Covid-19 di berbagai titik wilayah Tanah Air.

“Selama libur Nataru, seluruh Indonesia akan diberlakukan peraturan dan ketentuan PPKM Level 3,” ujar Menko PMK Muhadjir Effendy secara daring belum lama ini.

“Nantinya seluruh wilayah di Indonesia, baik yang berstatus PPKM level 1 maupun 2, akan disamaratakan dengan menerapkan aturan PPKM level 3,” ucap dia.

Berlakunya PPKM Level 3 secara langsung bakal berdampak pada aturan perjalanan, apalagi libur natal dan tahun baru diprediksi akan meningkatkan mobilitas.

(muf/pojoksatu)