Warga Desa Kamojing Ngeluh Dana PKH Dipotong Oknum Tak Bertanggung Jawab

Dana bantuan program keluarga harapan (PKH) di Desa Kamojing Kecamatan Cikampek dipotong

POJOKJABAR.com, KARAWANG – Dana bantuan program keluarga harapan (PKH) di Desa Kamojing Kecamatan Cikampek dipotong oleh oknum.

Banyak keluarga kurang mampu di desa ini pun mengeluhkan ketidaktransparanan oknum pendamping.

Besaran dana bantuan, dinilai tidak sesuai dan bahkan seringkali kurang dari jumlah yang seharusnya didapat oleh keluarga penerima.

Padahal, dana yang diterima dari pusat sebenarnya jauh lebih besar dibandingkan yang mereka terima dari pendamping PKH.


Seperti dialami oleh ibu rumah tangga bernama Komala (38) warga RT 03/01 Desa Kamojing, Kecamatan Cikampek.

Menurut Komala, pemotongan ini biasa dilakukan setiap pencairan dana PKH. Bahkan, kata dia, semua kartu ATM dipegang oleh pendamping bukan oleh keluarga penerima.

“Padahal uang PKH ini sangat saya butuhkan untuk biaya anak sekolah dan biaya makan sehari-hari,” ujar Komala, kepada pojokjabar.com, Kamis (2/12/2021).

Menurut Komala, pemotongan yang dilakukan oleh oknum sebesar Rp80 ribu untuk tahap 4.

Sementara itu, Ketua DPC Posko Perjuangan Rakyat (Pospera) Kabupaten Karawang, Risna Sundari mengaku sering menerima aduan dari warga soal pemotongan dana PKH.

Untuk itu, beberapa waktu lalu pihaknya sempat mendatangi seorang pendamping desa untuk konfirmasi ihwal keluhan warga tersebut.

Sementara soal penguasaan ATM dan pemotongan dana penerima PKH, kata dia, sudah menjadi rahasia umum tanpa seizin penerima PKH.

“Padahal itu hanya alibi untuk membenarkan dia untuk melakukan pemotongan secara sewenang-wenang,” ujar Risna.

Untuk itu, kata Risna, jika masalah ini menyangkut pelangaran hukum, dia minta pihak kepolisian bergerak karena terjadi di semua desa.

“Uang itu sangat berharga bagi penerima pkh. Kami tegaskan minta polisi sebagai penegak hukum untuk menindak oknum,” ujarnya.

(ega/pojokjabar)