Muannas Alaidid Sebut Reuni 212 Hanya Menguntungkan Anies Baswedan untuk Modal Pilpres, Harusnya Fasilitasi dong

Muannas Alaidid

POJOKSATU.id, JAKARTA- Ketua Cyber Indonesia, Muannas Alaidid mengatakan, Reuni 212 yang digelar di tengah pandemi sebenarnya hanya menguntungkan Gubernur DKI, Anies Baswedan untuk modal Pilpres 2024 mendatang.


“Sejak kelahirannya Gerakan 212 ini beliau (Anies Baswedan) yang paling diuntungkan menjadi mesin pendukung suara sejak pilkada 2017 lalu bahkan modal untuk pemilihan presiden 2024 mendatang,” kata Muannas dalam keterangan tertulisnya, Kamis (2/12/2021).

Menurut Muannas, kalau niat awal Reuni 212 baik, harusnya Gubernur DKI menfasilitasi gedung untuk para massa 212.

Hal itu selain untuk mengantisipasi kerumunan, juga mempermudah penerapan protokol kesehatan terhadap massa yang mengikuti Reuni 212.


“Kalau niatnya baik reuni harusnya sewa gedung atau tempat dan tetap jaga Prokes untuk keselamatan bersama. Bukan malah di Jalan-Jalan, Kalau perlu Gubernur anies turun tangan fasilitasi mereka,” tegasnya.

Selain itu, kata politis PSI ini, reuni di tengah pandemi sangat melukai perjuangan para tim medis yang saat ini menjadi garda terdepan dalam menangani pandemi Covid-19.

“Acara Reuni 212 yang digelar di tengah pandemi juga sangat tidak pantas dan melukai perjuangan para dokter, relawan serta semua pihak khususnya mereka yang menjadi korban karena ancaman virus Covid-19 ini yang belum tahu kapan berakhir,” ujarnya.

Sebelumnya Ketua Panitia Reuni Alumni 212, Eka Jaya menjelaskan kegiatan dilaksanakan di dua lokasi berbeda yakni Patung Kuda Arjuna Wiwaha, Jakarta Pusat dan Masjid Az-zikra, Sentul, Bogor.

Hal tersebut ditetapkan berdasarkan saran dan masukan dari tokoh agama dan ulama.

Aksi reuni 212 yang bertajuk “Aksi Superdamai” di Patung Kuda rencananya dilakukan pada pagi hari, mulai pukul 08.00-11.00 WIB. Sementara untuk di Masjid Az-zikra, Sentul, Bogor akan dilaksanakan acara “Silaturahmi dan Dialog 100 Tokoh,” mulai pukul 12.30-15.30 WIB.

Polda Metro Jaya sendiri tak mengeluarkan izin digelarnya Reuni 212 di Patung Kuda Jakarta Pusat.

Kepolisian juga belum menerima adanya surat pemberitahuan Reuni 212 yang akan digelar di Masjid Az Zikra, Sentul, Bogor.

Demikian disampaikan, Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Ahmad Ramadhan kepada wartawan, Selasa (1/12/2021).

“Sampai sejauh ini kami belum mendapat informasi tentang (Reuni 212 di Sentul) itu (belum terima surat pemberitahuan,) ,” kata Ramadhan.

Seperti diketahui aksi 212 merupakan aksi unjuk rasa dari umat Islam yang digerakkan oleh Habib Rizieq Shihab pada 2 Desember 2016 untuk menegakkan hukum terhadap penista agama.

Kala itu massa aksi 212 menuntut agar Gubernur DKI Jakarta yang saat itu dijabat Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok agar dipenjarakan karena menistakan Alquran yang merupakan kitab suci umat Islam.

Setelah Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok resmi dipenjarakan, aksi 212 akhirnya rutin diselenggarakan setiap tanggal 2 Desember.

Alasannya sebagai momen untuk mengingat persatuan umat islam di Indonesia.

(fir/pojoksatu)