Rizal Ramli: UMR Tidak Manusiawi, Seharusnya Naik Saat Ekonomi Melambat

Rizal Ramli

POJOKSATU.id, JAKARTA – Ekonom senior Rizal Ramli menilai kenaikan UMR (upah minimum regional) tidak manusiawi.


Menurut Rizal Ramli, kenaikan UMR yang hanya rata-rata 1 persen tidak sejalan dengan upaya pemerintah untuk mempercepat pemulihan ekonomi.

“Kenaikan UMR rata-rata hanya 1,09% betul-betul tidak manusiawi dan bertentangan dengan upaya mempercepat pemulihan ekonomi,” kata Rizal Ramli melalui akun Twiternya, @RamliRizal, Rabu (30/11).

Mantan Menteri Perekonomian ini mengatakan, seharusnya UMR dinaikkan agar daya beli masyarakar bisa meningkat.


“Ketika ekonomi melambat, justru UMR harus dinaikkan di atas inflasi, agar daya beli meningkat & ekonomi cepat pulih. Toh UU Omni Cilaka telah diputuskan inkonstitutional,” tandas Rizal.

Rizal Ramli Maju di Pilpres 2024

Rizal Ramli menyatakan akan maju sebagai calon presiden (capres) di Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024.

Rizal menawarkan perubahan Indonesia dari demokrasi kriminal menjadi demokrasi yang bersih serta amanah.

“Jika kawan-kawan ingin Indonesia berubah dari Demokrasi Kriminal menjadi Demokrasi yang Bersih dan Amanah,” kata Rizal melalui akun Twitternya pada Senin, 29 November 2021.

Rizal berjanji akan membuat Indonesia lebih adil, makmur, kuat dan berjaya di Asia.

“Ingin Indonesia yang lebih adil dan makmur, kuat dan berjaya di Asia,” tuturnya.

Mantan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman itu menyematkan sebuah link Google Form.

“Tolong berikan dukungan kepada Dr. @RamliRizal dengan isi form ini,” kata Rizal Ramli. (one/pojoksatu)