Indonesia Takut Terjangkiti Varian Baru Covid-19 Omicron, 14 Hari Karantina Bagi WNA Ini

Luhut Binsar Panjaitan (ist)

POJOKSATU.id, JAKARTA— Indonesia memperketat aturan karantina 14 hari bagi WNA Afrika Selatan dan negara lain seperti Hongkong dan Australia. Pemerintah takut varian baru Covid-19 Omicron.

Upaya pengetatan yang dilakukan pemerintah adalah mewajibkan karantina selama 14 hari saat tiba di Indonesia.

Kebijakan itu juga berlaku untuk para warganegara Indonesia (WNI) yang melakukan kunjungan ke negara-negara yang terkonfirmasi adanya varian Omicron.

Koordinator PPKM Pulau Jawa dan Bali Luhut Binsar Panjaitan menyampaikan pemerintah mengeluarkan kebijakan tersebut dengan memegang teguh basis data dari WHO.


Luhut meminta awak media untuk tidak perlu membesar-besarkan pemberitaan hingga menimbulkan kegaduhan di tengah masyarakat.

“Saya minta media juga tidak perlu membuat berita-berita yang sepertinya seperti sudah perang dunia saja. Masih sangat terkendali tapi kita tetap super hati-hati,” ucap Luhut Panjaitan dalam jumpa media secara virtual, Minggu malam (28/11).

Dia menambahkan, langkah pemerintah memberlakukan karantina ketat bagi WNA dan WNI dari Afsel merupakan kebijakan paling konservatif.

Secara teknis, urai Luhut akan diterapkan penuh kewaspadaan tingkat tinggi dan berbasis data yang lengkap.

“Jadi Pak Menkes juga sudah memaparkan detail dengan angka-angka, juga para ahli. Akhirnya kami sepakat tadi dengan keputusan ini,” kata Menko Bidang Kemaritiman dan Investasi ini.

Luhut Panjaitan juga mendapatkan perintah langsung dari Presiden Joko Widodo untuk mencermati secara detail dan hati-hati.

Dengan kehati-hatian, tambah Luhut pemerintah tidak kecolongan. Ia mengatakan, pemerintah akan melakukan evaluasi secara rutin.

Tujuannya untuk menekan potensi penyebaran varian baru Covid-19 yang lebih mematikan itu.

“Evaluasi sehari dua kali itu kita lakukan, tergantung daripada informasi kita dapatkan dari misalkan WHO atau lembaga-lembaga kredibel dunia lainnya,” tutupnya. (ral/rmol/pojoksatu)