Pria Mengamuk dengan Sebilah Parang Terhunus, 4 Orang Tewas Seketika, 1 Kritis

Korban tewas di OKU Sumsel oleh pemuda diduga ODGJ (ist)

POJOKSATU.id, PALEMBANG — Seorang pria diduga gangguan kejiwaan berinisial OF mengamuk dengan sebilah parang di Ogan Komering Ulu (OKU) Sumsel. Empat orang tewas seketika.


Kejadian ini tepatnya di Desa Bunglai, Kecamatan Kedaton Peninjauan Raya (KPR), Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Sumsel, Jumat (26/11) sore.

Akibat amukan OF itu, 4 orang tewas dan 1 sekarat dibacok secara membabi buta.

Seorang pemuda yang diduga mengalami gangguan jiwa atau orang dalam ganguan jiwa (ODGJ), berinisial OF secara membabi buta membacok lima orang warga sekaligus dengan menggunakan senjata tajam.


Empat orang meninggal dunia dan satu kritis. Informasi yang berhasil dihimpun korban yang meninggal dunia berinisial S (45), I (48), E (40) serta H (33) sementara korban kritis berinisial ER (35)

Kapolres OKU AKBP Danu Agus Purnomo saat dikonfirmasi membenarkan adanya kejadian tersebut.

Dia menjelaskan, saat ini, pelaku sudah diamankan pihaknya untuk diperiksa lebih lanjut.

“Ada empat orang meninggal dunia dan satu kritis. Pelaku saat ini sudah dibawa ke Polres untuk pemeriksaan,” terang AKBP Danu, Jumat malam.

Pelaku sendiri sudah diamankan di Mapolres OKU untuk dilakukan pemeriksaan. Polisi juga belum bisa memastikan apakah pelaku mengalami gangguan kejiwaan atau tidak.(Ar)

“Iya benar,” kata Kapolres OKU AKBP Danu Agus Purnomo dikonfirmasi wartawan, Jumat (26/11/2021).

Peristiwa nahas yang menggegerkan warga Desa Bunglai, Kecamatan Kedaton Peninjauan Raya (KPR), Ogan Komering Ulu (OKU), itu terjadi pada Jumat (26/11/2021) sore.

Pria yang diduga memiliki gangguan kejiwaan tersebut membacok warga sekitar secara membabi buta.

“Iya, dugaan sementara dan menurut keterangan warga sekitar pria itu mengalami gangguan jiwa, mengamuk dan membacok warga,” katanya.

Amukan pria itu tepat mengenai lima orang warga sekitar. Korban yang tewas dalam kejadian itu adalah S (45), I (48), E (40) serta H (33). Sedangkan korban yang kritis berinisial ER (35).

“Info saat ini 4 orang meninggal dan 1 kritis,” katanya.

Danu menyebut saat ini pelaku sudah diamankan untuk diperiksa lebih lanjut. Termasuk memastikan apakah pria tersebut memang mengalami gangguan kejiwaan atau tidak.

“Pelaku saat ini sudah dibawa ke Polres untuk pemeriksaan lebih lanjut, ” jelasnya.

Hingga berita ini diturunkan, wartawan masih berusaha mencari informasi lebih lanjut terkait penyebab pasti terjadinya peristiwa nahas itu. (ral/int/pojoksatu)