Laporkan Luhut dan Erick Thohir, Ketua ProDem Bakal Diperiksa Polisi Senin

Luhut Panjaitan (jpc)

POJOKSATU.id, JAKARTA-Polda Metro Jaya akan menjadwalkan pemeriksaan pihak Jaringan Aktivis ProDemokrasi (ProDem), Senin (29/11/2021).


Ini terkait laporan kasus dugaan bisnis polymerase chain reaction (PCR) terhadap Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan dan Menteri BUMN Erick Thohir

Pemeriksaan ProDem guna untuk mengklarifikasi atas tudingan adanya dugaan keterlibatan Luhut dan Erick terhadap bisnis polymerase chain reaction (PCR)


“Kami mengundang pelapor (ProDem) untuk menghadiri klarifikasi pada Senin (29/10/2021) dengan terlapor Luhut dan Erick,” kata Kasubdit Kamneg Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKBP Raindra Ramadhan Syah dalam keterangannya, Sabtu (27/11/2021).

Pemeriksaan ProDem dalam hal ini Ketua Majelis Majelis ProDem, Iwan Sumule dijadwalkan pada Senin (29/10/2021) sekira jam 10.00 WIB.

Pemeriksaan pelapor kali sebagai pemeriksaan klarifikasi dengan status sebagai saksi.

Sebelumnya, Jaringan Aktivis ProDemokrasi alias ProDem melaporkan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan serta Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir ke Polda Metro Jaya.

Laporan mereka terkait dugaan tindakan kolusi dan nepotisme yang dilakukan dua pejabat itu dalam bisnis tes PCR.

Laporan ProDem teregistrasi dengan nomor STTLP/B/5734/XI/2021/SPKT/Polda Metro Jaya.

“Kami mengapresiasi Polda Metro Jaya karena telah memperlihatkan adanya equality before the law. Ada kesamaan, kedudukan di depan hukum antara ProDem dan juga Luhut,” kata Ketua Majelis Majelis ProDem, Iwan Sumule di Polda Metro Jaya pada Selasa, 11 November 2021.

Dalam laporan itu, Iwan menduga Luhut dan Erick melanggar Pasal 5 Angka 4 juncto Pasal 21 dan Pasal 22 Undang-Undang Nomor 28 Tahun 1999 tentang Penyelenggaraan Negara yang Bersih dan Bebas dari Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme. (fir/pojoksatu)