Jelang Nataru, Polri Sudah Siapkan Strategi untuk Cegah Klaster Covid-19

Antisipasi Covid
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

POJOKSATU.id, JAKARTA-Pemerintah, TNI, Polri dan instansi terkait menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) lintas sektoral untuk membahas soal antisipasi potensi lonjakan Covid-19 saat perayaan Natal 2021 dan Tahun Baru 2022 (Nataru).


Dalam sambutannya, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengatakan, agar semua institusi saling kordinasi untuk mempertahankan tren positif laju pertumbuhan Covid-19 yang saat ini sudah dapat dikendalikan dengan baik.

“Seperti perintah Bapak Presiden pada ratas lalu, persiapan menghadapi kemungkinan laju pertumbuhan Covid-19 saat Nataru harus diantisipasi. Sehingga dilakukan langkah-langkah koordinasi bersama dengan semua pihak,” kata Sigit dalam Rakor lintas sektoral, Sabtu (27/11/2021).


Menurut Sigit, saat ini Indonesi berada di peringkat pertama dalam hal penanganan dan pengendalian Covid-19 di Asia Tenggara.

Capaian ini merupakan hasil dari kerja keras seluruh pihak terkait dan elemen masyarakat.

Karena itu, kata Sigit, jika tren positif ini bisa dipertahankan saat Nataru, hal tersebut bisa menjadi semakin membangkitkan pertumbuhan perekonomian Indonesia.

“Ini modal dasar kita untuk tetap menjaga laju pertumbuhan Covid-19. Dengan angka tersebut, pertumbuhan ekonomi bisa bertumbuh,” ujarnya

Selain itu, Jendral bintang empat ini meminta semua pihak harus benar-benar mewaspadai dan menyiapkan antisipasi pencegahan di kabupaten yang memiliki potensi peningkatan laju pertumbuhan Covid-19 dewasa ini.

Pasalnya, kata Sigit, pihaknya mendapatkan laporan dari Kemenkes soal adanya peningkatan angka virus corona di 17 kabupaten.

“Pertempuran sementara ini kita yang memenangkan, namun pertempuran itu belum usai. Saya kira dengan angka dalam waktu ini terjadi penurunan. Namun tanpa kita sadari mulai ada peningkatan betul kata pak Menkes 17 kabupaten,” ujarnya.

“Tentunya angka ini harus kita waspadai. Kalau kita lihat di level assesmen disatu sisi keberhasilan kita semua. Namun di satu sisi kita harus waspadai dengan adanya PPKM level akan ada penurunan mobilitas,” ucap eks Kabareskrim Polri itu.

Demi mengantisipasi laju pertumbuhan Covid-19 saat Nataru, Sigit telah memberikan sejumlah strategi dan instruksi kepada seluruh jajaran agar mencegah laju pertumbuhan Covid-19 saat Nataru.

Strategi yang dimaksud di antaranya adalah strategi penanganan dari hulu dan hilir. Kemudian, pengawasan ketat protokol kesehatan (prokes) di seluruh moda transportasi laut, udara dan darat.

“Dalam upaya antisipasi Nataru kepolisian akan laksanakan Operasi Lilin. Namun tentunya akan disesuaikan dengan kebijakan Pemerintah. Tentunya Polri akan mengawali 1 minggu sebelum dan 1 minggu setelah diberlakukan PPKM Level 3, dengan tujuan mengurangi transmisi angka Covid-19,” tutur Sigit. (firdausi/pojoksatu/FJPP)