Dikudeta Moeldoko Dkk, BW Sebut Demokrat AHY Makin Dicintai Masyarakat, Ini Buktinya

Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurty Yudhoyono (AHY) saat bersafari politik ke Cianjur, Jawa Barat
Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurty Yudhoyono (AHY) saat bersafari politik ke Cianjur, Jawa Barat

POJOKSATU.id, JAKARTA— Bambang Widjojanto menyebut ketertarikan masyarakat terhadap Partai Demokrat meningkat lantaran adanya kasus yang membelitnya bersama kubu Moeldoko dkk.

Isu miring dan berbagai masalah yang menghimpit Partai Demokrat, dinilai Bambang Widjojanto, sebagai daya tarik utama yang mempengaruhi elektabilitas partai berlambang mercy ini.

Hal itu disampaikan Bambang Widjojanto dalam acara diskusi virtual Proklamasi Democracy Forum dengan tema “Kedaulatan Partai Politik, Hukum dan Masa Depan Demokrasi Kita”, Minggu malam (21/11).

“Kalau dilihat secara positif, tantangan-tantangan yang ada justru menempatkan Partai Demokrat meningkat terus menerus,” ujar Bambang yang merupakan pakar hukum dan pejuang demokrasi ini.


Bambang melihat,partai yang dipimpin Agus Harimurthi Yudhoyono itu saat ini memiliki elektabilitas yang tinggi.

“Sekarang dalam top mind public termasuk yang cukup tinggi, kalau lihat data-datanya dia satu sampai tiga partai demokrat ada di posisi ketiga bergeser ke dua,” ucap BW sapaan akrabnya.

Menurut Bambang, ketertarikan masyarakat terhadap Partai Demokrat lantaran adanya kasus yang membelitnya bersama kubu Moeldoko Cs.

Prahara ini dia sarankan agar dimanfaatkan untuk bangkit dan mengambil hati rakyat.

“Yang diperlukan adalah bagaimana memanfaatkan tantangan ini menjadi bagian dari peningkatan kinerja dari parpol,” imbuhnya.

Bagi Bambang, sistem demokrasi dan demokratisasi yang ada di Indonesia akan lebih baik diemban oleh Partai Demokrat.

Caranya, dengan memenangkan hati rakyat pada Pemilu Serentak tahun 2024 mendatang.

Namun Bambang mengingatkan, memenangkan hai rakyat bukan hanya soal elektabilitas yang meningkat atau dikenal banyak masyarakat.

Tapi melalui kasus-kasus yang sedang dihadapi, Demokrat harus tahu bagaimana bisa menjadikannya sebagai batu loncatan menuju pucuk kemenangan.

“One step ahead. Teman-teman di Demokrat harus menggunakan momentum itu untuk menunjukkan bahwa keberadaan partai demokrat betul-betul kompatibel dengan kebutuhan masyarakat,” katanya.

“Saya meyakini program-program itu sedang dan sudah dilakukan sebagian. Kalau ini bisa ditingkatkan, maka banyak hal yang bisa terjadi untuk kepentingan dari Partai Demokrat,” tutupnya. (ral/rmol/pojoksatu)